Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Memikat Anak Muda Lewat Buah Naga Kuning, Menepis Kuno, Merancang Masa Depan Pertanian Kuningan
BeritaSosial Ekonomi

Memikat Anak Muda Lewat Buah Naga Kuning, Menepis Kuno, Merancang Masa Depan Pertanian Kuningan

By admin_kartini
Juli 6, 2026
0

KARTINI (Kuningan) — Anggapan bahwa dunia pertanian itu kotor, kuno, dan tidak menjanjikan perlahan mulai runtuh di Kabupaten Kuningan. Momentum patahnya stigma tersebut terlihat jelas dalam acara Panen Raya Buah Naga Kuning yang digelar di Sangkanika Edugarden, Eatery & Wellness, Jalan Simenyan, Desa Sangkanhurip, pada Minggu (5/7/2026). Melalui komoditas premium ini, wajah pertanian daerah dipamerkan sebagai sektor industri modern yang sangat seksi bagi generasi muda.

Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengajak anak muda untuk berani mengubah haluan cita-cita. Menurutnya, kesuksesan masa depan tidak lagi melulu soal menjadi pegawai negeri atau duduk di balik meja perkantoran, melainkan ada di hamparan lahan yang dikelola secara cerdas dan inovatif.

“Pertanian hari ini sangat menjanjikan. Jangan lagi berpikir setelah lulus harus menjadi pegawai negeri atau bekerja di perkantoran. Pertanian memiliki prospek yang luar biasa jika dikelola dengan ilmu, inovasi, dan semangat kewirausahaan,” tegas Dian penuh motivasi.

Langkah memodernisasi cara pandang ini dinilai krusial demi menjawab tantangan ketahanan pangan ke depan. Beruntung, fondasi pertanian Kuningan saat ini tengah berada dalam tren yang sangat positif. Bupati membocorkan data bahwa surplus pangan daerah telah melonjak tajam dari yang semula berada di kisaran 80 ribu ton kini merangkak naik hingga menyentuh angka 120 ribu ton.

Capaian impresif tersebut diyakini akan semakin berlipat ganda jika konsep integrasi seperti yang diusung oleh Sangkanika Edugarden direplikasi di wilayah lain. Di tempat ini, pertanian tidak berjalan sendirian, melainkan dikawinkan secara apik dengan sektor pendidikan, pariwisata, pelestarian budaya, hingga ekonomi kreatif dalam satu napas pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pemilik Sangkanika Edugarden, Achmad Nur Hidayat, menjelaskan bahwa pemilihan buah naga kuning bukan tanpa alasan. Sebagai pelopor komoditas premium ini di Kuningan, pihaknya ingin menjadikan buah tersebut sebagai identitas baru agrowisata lokal yang bernilai ekonomi tinggi. Lebih jauh dari sekadar urusan bisnis, kebun ini dirancang sebagai media pembelajaran terbuka yang ramah untuk siapa saja, termasuk bagi sahabat difabel.

Misi regenerasi petani pun secara konkret mulai digulirkan oleh Sangkanika dengan merangkul sejumlah SMK pertanian melalui program magang dan pembelajaran lapangan langsung. Tujuannya jelas, yakni memperlihatkan kepada generasi z dan milenial bahwa bertani di era sekarang bisa dikemas dengan sangat keren, berbasis teknologi tinggi, dan mampu menjamin kehidupan yang sangat layak.

Sebagai bentuk komitmen terhadap ekosistem yang inklusif, panen raya ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada para petani muda, pelestari budaya, seniman, hingga pelaku ekonomi kreatif yang selama ini bergerak di akar rumput. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha ini diharapkan mampu melahirkan gelombang baru agropreneur muda yang siap membawa Kabupaten Kuningan melesat maju di sektor pangan nasional. (vr)**

Tags:

buah naga kuningbupati kuninganPanen rayasangkanika
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Operasi Gabungan BNN dan Bea Cukai, Temukan 3,37 Ton Ganja Thailand dalam Koper dan Matras Lateks

Next

Tinggalkan Kupon Konvensional, Bupati Kuningan Dorong Donasi Digital QRIS untuk Kejar Target PMI Rp900 Juta

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho