Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Mengusung Tema “Nu Ngora Nu Ngabuana”, Milangkala Saung Kopi Hawwu Ke-6 Gelar Pesta Hibar Budaya 5 Hari Full!
BeritaSeni & BudayaSosial Ekonomi

Mengusung Tema “Nu Ngora Nu Ngabuana”, Milangkala Saung Kopi Hawwu Ke-6 Gelar Pesta Hibar Budaya 5 Hari Full!

By admin_kartini
September 22, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Saung Kopi Hawwu kembali menggelar pesta perayaan hari jadinya yang ke-6 melalui gelaran bertajuk “Hibar Budaya Milangkala Saung Kopi Hawwu 6”. Mengangkat tema besar “Nu Ngora Nu Ngabuana” (Yang Muda Yang Mendunia), festival budaya ini berkomitmen menjadi wadah perjumpaan antara kearifan tradisi lokal dan semangat generasi muda untuk membawa warisan budaya melesat ke panggung dunia.

Perhelatan yang berlangsung selama lima hari penuh, mulai Rabu, 23 September hingga Minggu, 27 September 2026 (pukul 08.00 – 22.00 WIB setiap harinya), menyuguhkan pengalaman budaya yang kaya, dinamis, dan sarat makna bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kemeriahan pesta budaya ini dibuka pada Rabu (23/9/2026) melalui Opening Ceremony yang dipadukan dengan prosesi sakral Sipuh Asih Tepung Cai. Sejak hari pertama, pengunjung langsung disuguhkan beragam agenda menarik seperti Bazar UMKM & Pasar Murah Rereongan, Pameran Pusaka, Lomba Pusaka Kuliner Nusantara, hingga Workshop Ti Buruan Jadi Kahirupan yang diiringi pertunjukan panggung terbuka.

Kemeriahan berlanjut pada Kamis (24/9/2026) yang menyoroti sisi kepedulian sosial dan edukasi kreasi. Selain bazar dan panggung hiburan yang terus bergulir, hari kedua diisi dengan kegiatan Workshop Membatik serta aksi berbagi melalui Santunan Yatim & Dhuafa.

Memasuki Jumat (25/9/2026), suasana kearifan lokal terasa makin kental lewat hadirnya tradisi penumbukan padi tradisional seperti Tutunggulan dan Nutu Pare, serta prosesi Mirun Hawu Ngasakeun Sangu. Tak hanya melestarikan tradisi lama, para pecinta kopi juga dimanjakan lewat Workshop BADAMI yang mengupas tuntas seluk-beluk kopi hingga seni mixology modern.

Suasana akhir pekan pada Sabtu (26/9/2026) dihadirkan khusus untuk keceriaan keluarga dan generasi muda. Anak-anak diajak mengenal akar budayanya melalui Workshop Kaulinan Budak, panggung Kampung Dongeng, serta pertunjukan Teater Anak Lini Masa. Kemeriahan malam harinya ditutup dengan kehangatan Hiburan Rakyat Bajidoran yang siap mengajak seluruh pengunjung menari bersama.

Puncak perayaan yang dinanti-nantikan tiba pada Minggu (27/9/2026). Jalanan akan diramaikan oleh semarak Karnaval Budaya dan tradisi Babarit Desa Penyangga. Uniknya, pengunjung juga dapat menikmati sajian Makan Sepuasnya Bayar Seiklasnya. Setelah diisi dengan pertunjukan seni dan diskusi kebudayaan Sawala Budaya, seluruh rangkaian pesta ditutup secara megah melalui Closing Ceremony yang menampilkan pertunjukan Kolaborasi Karya Drama Musikal “Nu Ngora Nu Ngabuana”.

Melalui tema Nu Ngora Nu Ngabuana, Saung Kopi Hawwu menegaskan pentingnya peran pemuda dalam merawat kebudayaan. Tradisi tidak dipandang sebagai sesuatu yang kuno, melainkan identitas kuat yang siap dibawa bangga hingga ke tingkat internasional.

Masyarakat yang ingin merasakan langsung kehangatan tradisi, mencicipi kuliner lokal, maupun menikmati pertunjukan seni dapat langsung datang ke Saung Kopi Hawwu sepanjang 23–27 September 2026. Informasi dan pembaruan acara lebih lanjut dapat dipantau melalui akun Instagram resmi di @kopihawwu.  (vr)**

Tags:

Hibar BudayaKopi HawwuMilangkalayayasan
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Mengetuk Pintu Langit di Kaki Gunung, Pemkab dan Masyarakat Kuningan Gelar Salat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang

Next

Dongkrak Daya Saing Produk Lokal, Pemkab Kuningan Genjot Perlindungan Merek dan Indikasi Geografis

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho