Mengusung Tema “Nu Ngora Nu Ngabuana”, Milangkala Saung Kopi Hawwu Ke-6 Gelar Pesta Hibar Budaya 5 Hari Full!
KARTINI (Kuningan) – Saung Kopi Hawwu kembali menggelar pesta perayaan hari jadinya yang ke-6 melalui gelaran bertajuk “Hibar Budaya Milangkala Saung Kopi Hawwu 6”. Mengangkat tema besar “Nu Ngora Nu Ngabuana” (Yang Muda Yang Mendunia), festival budaya ini berkomitmen menjadi wadah perjumpaan antara kearifan tradisi lokal dan semangat generasi muda untuk membawa warisan budaya melesat ke panggung dunia.
Perhelatan yang berlangsung selama lima hari penuh, mulai Rabu, 23 September hingga Minggu, 27 September 2026 (pukul 08.00 – 22.00 WIB setiap harinya), menyuguhkan pengalaman budaya yang kaya, dinamis, dan sarat makna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kemeriahan pesta budaya ini dibuka pada Rabu (23/9/2026) melalui Opening Ceremony yang dipadukan dengan prosesi sakral Sipuh Asih Tepung Cai. Sejak hari pertama, pengunjung langsung disuguhkan beragam agenda menarik seperti Bazar UMKM & Pasar Murah Rereongan, Pameran Pusaka, Lomba Pusaka Kuliner Nusantara, hingga Workshop Ti Buruan Jadi Kahirupan yang diiringi pertunjukan panggung terbuka.

Kemeriahan berlanjut pada Kamis (24/9/2026) yang menyoroti sisi kepedulian sosial dan edukasi kreasi. Selain bazar dan panggung hiburan yang terus bergulir, hari kedua diisi dengan kegiatan Workshop Membatik serta aksi berbagi melalui Santunan Yatim & Dhuafa.
Memasuki Jumat (25/9/2026), suasana kearifan lokal terasa makin kental lewat hadirnya tradisi penumbukan padi tradisional seperti Tutunggulan dan Nutu Pare, serta prosesi Mirun Hawu Ngasakeun Sangu. Tak hanya melestarikan tradisi lama, para pecinta kopi juga dimanjakan lewat Workshop BADAMI yang mengupas tuntas seluk-beluk kopi hingga seni mixology modern.
Suasana akhir pekan pada Sabtu (26/9/2026) dihadirkan khusus untuk keceriaan keluarga dan generasi muda. Anak-anak diajak mengenal akar budayanya melalui Workshop Kaulinan Budak, panggung Kampung Dongeng, serta pertunjukan Teater Anak Lini Masa. Kemeriahan malam harinya ditutup dengan kehangatan Hiburan Rakyat Bajidoran yang siap mengajak seluruh pengunjung menari bersama.
Puncak perayaan yang dinanti-nantikan tiba pada Minggu (27/9/2026). Jalanan akan diramaikan oleh semarak Karnaval Budaya dan tradisi Babarit Desa Penyangga. Uniknya, pengunjung juga dapat menikmati sajian Makan Sepuasnya Bayar Seiklasnya. Setelah diisi dengan pertunjukan seni dan diskusi kebudayaan Sawala Budaya, seluruh rangkaian pesta ditutup secara megah melalui Closing Ceremony yang menampilkan pertunjukan Kolaborasi Karya Drama Musikal “Nu Ngora Nu Ngabuana”.
Melalui tema Nu Ngora Nu Ngabuana, Saung Kopi Hawwu menegaskan pentingnya peran pemuda dalam merawat kebudayaan. Tradisi tidak dipandang sebagai sesuatu yang kuno, melainkan identitas kuat yang siap dibawa bangga hingga ke tingkat internasional.
Masyarakat yang ingin merasakan langsung kehangatan tradisi, mencicipi kuliner lokal, maupun menikmati pertunjukan seni dapat langsung datang ke Saung Kopi Hawwu sepanjang 23–27 September 2026. Informasi dan pembaruan acara lebih lanjut dapat dipantau melalui akun Instagram resmi di @kopihawwu. (vr)**