Istighosah di Alun-Alun Kaduela, Wabup Tuti Dorong Telaga Biru Cicerem Gerakkan Ekonomi Warga
KARTINI (Kuningan) — Keindahan alam Telaga Biru Cicerem di Desa Kaduela menyimpan potensi besar yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga harus mampu meneteskan kesejahteraan nyata bagi warga sekitar. Pesan tersebut disuarakan oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., di hadapan ratusan warga yang memadati Alun-alun Desa Kaduela dalam kegiatan Istighosah dan Doa Bersama, Kamis malam (24/9/2026).
Acara ini tidak sekadar menjadi ikhtiar batin untuk memohon perlindungan dan keberkahan, tetapi juga menjadi momentum krusial untuk merekatkan silaturahmi seluruh elemen masyarakat Desa Kaduela.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tuti menyoroti potensi luar biasa yang dimiliki Desa Kaduela, terutama di sektor pariwisata. Ia secara khusus menyebut Telaga Biru Cicerem sebagai anugerah keindahan alam yang wajib disyukuri, dijaga, dan dikelola agar memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga setempat.
“Saya berharap Kaduela ke depan semakin maju sebagai desa wisata, dengan pengelolaan yang semakin profesional, pelayanan yang semakin baik, serta semakin banyak masyarakat yang terlibat dan merasakan manfaatnya,” ungkap Wabup Tuti.
Wabup Tuti menegaskan bahwa kunci kekuatan utama Desa Kaduela terletak pada masyarakatnya sendiri. Ia mengajak pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, BUMDesa Arya Kamuning, hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menghidupkan kembali roh gotong royong.

Paradigma pembangunan yang diusung adalah keseimbangan. Sektor wisata dan ekonomi boleh melaju pesat, namun kelestarian lingkungan serta akar nilai-nilai agama dan budaya tidak boleh tercerabut. Semangat harmoni ini merupakan wujud nyata dari visi “Kuningan Melesat” (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh).
Untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang paripurna, Wabup Tuti juga menitipkan pesan agar warga senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban, keramahan, and keamanan. Pasalnya, wisatawan yang datang tidak hanya mencari pesona alam, tetapi juga merindukan keramahan masyarakat lokal.
Mengakhiri rangkaian acara, Wabup Tuti mengajak seluruh hadirin menjadikan istighosah ini sebagai jembatan doa agar Desa Kaduela terus dilimpahi keberkahan, kerukunan, serta kesejahteraan yang merata.
“Kaduela harus semakin melesat, tetapi tetap berakar pada kebersamaan dan gotong royong,” pungkasnya penuh optimisme. (vr)**