Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Naik Kelas dari Halaman ke Pekarangan, Pemkab Kuningan Luncurkan Gerakan “TATAPAKAN JATI” untuk Tekan Inflasi
BeritaSosial Ekonomi

Naik Kelas dari Halaman ke Pekarangan, Pemkab Kuningan Luncurkan Gerakan “TATAPAKAN JATI” untuk Tekan Inflasi

By admin_kartini
Oktober 2, 2026
0

KARTINI (Kartini) — Setelah sukses menggerakkan program ketahanan pangan keluarga lewat gerakan Taman Masagi (Tanam di Halaman, Mitra Sinergi Jaga Inflasi) selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi menaikkan kelas program tersebut pada 2026.

Gerakan ini kini diperluas cakupannya menjadi TATAPAKAN JATI (Tanam Tanah Pekarangan, Jaga dan Tekan Inflasi). Peresmian program ditandai dengan penyerahan benih serta sarana produksi pertanian kepada kelompok Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Kamis (1/10/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menjelaskan bahwa transformasi dari “halaman” ke “pekarangan” dilakukan untuk memaksimalkan potensi ruang di sekitar rumah warga agar lebih produktif menghasilkan pangan mandiri.

“TATAPAKAN JATI kita perluas karena yang ingin kita optimalkan bukan hanya halaman depan, tetapi seluruh tanah pekarangan yang masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan. Ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari lahan yang luas,” ujar Wahyu.

Pada tahun anggaran 2026 ini, program TATAPAKAN JATI menyasar 92 kelompok di 92 lokasi dengan komoditas hortikultura unggulan. Pemerintah daerah memastikan bahwa intervensi ini bukan sekadar seremonial pembagian bantuan, melainkan dikawal ketat melalui pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian lapangan.

Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., yang turut hadir memberikan arahan, menegaskan bahwa KWT memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak di tengah masyarakat.

“Ukuran keberhasilan bukan ketika bantuan telah diserahkan, tetapi ketika bantuan tersebut tumbuh menjadi produksi dan memberikan manfaat bagi keluarga serta lingkungan,” ungkap Ela. Ia juga mendorong agar hasil pekarangan ini terhubung langsung dengan penerapan pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Melalui TATAPAKAN JATI, satu bidang pekarangan diharapkan mampu memberikan multi-efek: mulai dari ketersediaan pangan keluarga, pemenuhan gizi, hingga menekan laju inflasi daerah dari komoditas pangan volatil seperti cabai dan sayuran. Limbah rumah tangga di sekitar lokasi juga didorong untuk diolah menjadi kompos pendukung budidaya. Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis, sinergi antara pemerintah desa, penyuluh, TP PKK, dan KWT ini akan memperkuat kemandirian pangan dari tingkat tapak terkecil.(vr)**

Tags:

DiskatanHj. Ela HelayatiKWTProgram UnggulanTaman Masagitatapakan jati
Author

admin_kartini

Other Articles
silhouette of people during golden hour
Previous

Seni Menjadi Rumah bagi Sesama, Kunci Sederhana Agar Orang Lain Betah Berteman dengan Kita

Next

Warga Kuningan Diimbau Tak Panik Hadapi Isu Influenza A di Tengah Kenaikan Kunjungan RS

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho