Tetap Menghujam ke Bumi, Pesan Bupati Dian Saat Lantik Pengurus IPMK Yogyakarta di Kota Gudeg
KARTINI (Yogyakarta) — Kehidupan akademik di perantauan tidak boleh membuat mahasiswa lupa akan akar budaya dan tanah kelahirannya. Pesan mendalam tersebut disampaikan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kuningan (IPMK) Yogyakarta periode 2026–2027 di Asrama Kujang Jawa Barat, Baciro, Kota Yogyakarta, Minggu (11/10/2026).
Dalam momentum tersebut, Hero Isya Syuhada resmi dilantik sebagai Ketua Umum IPMK Yogyakarta menggantikan kepengurusan periode sebelumnya di bawah pimpinan Asep Hamdan. Acara pelantikan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.M.Pd., tokoh-tokoh Sunda di Yogyakarta, alumni, serta perwakilan organisasi mahasiswa se-Jawa Barat.

Bupati Dian mengapresiasi IPMK Yogyakarta yang sukses menjadi wadah pemersatu, tempat mengasah kemampuan kepemimpinan, sekaligus benteng pelestarian tradisi Sunda bagi para mahasiswa di rantau.
“Kita boleh intelek, kita boleh cerdas, kita boleh maju, tapi tetap kaki kita menghujam ke bumi untuk tidak meninggalkan tradisi peninggalan leluhur kita,” tegas Bupati Dian di hadapan puluhan mahasiswa.
Berdasarkan pengalamannya selama 32 tahun berkiprah di dunia birokrasi, Bupati Dian menekankan bahwa indeks prestasi akademik (IPK) tinggi saja tidak cukup untuk menjamin kesuksesan. Ia memerinci empat manfaat utama berorganisasi bagi mahasiswa:

- Pengembangan Diri: Menjadi kawah candradimuka pengasahan wawasan, jejaring, dan kepemimpinan.
- Penguatan Identitas: Mempererat silaturahmi serta menjaga kepribadian dan akar budaya daerah.
- Kecerdasan Emosional: Melatih kemampuan berpikir kritis, objektif, dan mengelola emosi.
- Pembentukan Karakter: Menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.
Ia juga memotivasi mahasiswa agar tidak pernah berkecil hati dengan latar belakang ekonomi keluarga. “Kesuksesan itu tidak ditentukan karena kita banyak uang, tapi kesuksesan masa depan ditentukan oleh diri kita sendiri,” lugasnya.

Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjut Bupati, sangat terbuka menerima sumbangsih ide, gagasan, hingga kepulangan para talenta muda terpelajar untuk bersama-sama membangun daerah, menekan angka pengangguran, serta memajukan perekonomian Kuningan.
Sementara itu, Ketua Umum IPMK Yogyakarta terpilih, Hero Isya Syuhada, menyampaikan komitmennya untuk membawa IPMK tidak sekadar sebagai ajang kumpul-kumpul emosional, melainkan sebagai mitra strategis Pemkab Kuningan.
“Yogyakarta adalah tempat kami menempa diri. Namun, sejauh apapun kami menuntut ilmu, perhatian dan kontribusi terhadap Kabupaten Kuningan sebagai tanah kelahiran harus tetap terjaga,” pungkas Hero. (vr)**