Rayakan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, Komunitas Sastra Kuningan Berkumpul di Warkop Lembong Ciremai
KARTINI (Kuningan)— Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Warkop Lembong Ciremai menginisiasi perayaan Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia 2026 pada Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “Merawat Jiwa Muda Bangsa dengan Bahasa dan Sastra Indonesia”, kegiatan ini sukses menghadirkan ruang kolaborasi yang hangat bagi para penggiat seni dan literasi.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Yusuf Purnama, mengungkapkan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai wujud fungsi ruang publik yang inklusif.
“Tujuan kegiatan ini agar warkop menjadi ruang untuk tumbuh, tempat untuk bertukar cerita, bersama-sama membangun kebermanfaatan yang nyata dan positif dalam ruang dan waktu, begitu juga dalam memperingati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia,” ujar Yusuf Purnama.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai komunitas seni, budaya, dan literasi di Kabupaten Kuningan. Di antara undangan yang hadir di antaranya Teater Sado, Teater Pecut, Hibar Budaya Nusantara, Forum TBM Kuningan, Pojok Publisher, BST, Bukusam, serta para penulis dan sastrawan Kuningan.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Hamdan dari Pojok Publisher yang turut hadir dalam perhelatan tersebut. Ia menyambut baik inisiatif kreatif yang memadukan ruang santai warkop dengan gerakan literasi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Warkop Lembong Ciremai yang berhasil menyulap ruang santai menjadi panggung karya yang hidup. Harapannya, ruang-ruang seperti ini terus konsisten hadir dan menjadi pemantik lahirnya karya-karya sastra baru dari para penulis lokal Kuningan,” ungkap Hamdan.
Suasana semakin hidup tatkala sejumlah penampil silih berganti menyuguhkan berbagai aksi panggung yang memukau. Mulai dari pembacaan puisi, deklamasi, hingga pertunjukan musikalisasi puisi berhasil membius para audiens yang hadir di tengah suasana berkabut pegunungan Ciremai. Melalui kegiatan ini, warung kopi tidak lagi dipandang sekadar tempat bersantai, melainkan bertransformasi menjadi ruang kultural yang produktif dalam merawat semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap bahasa serta sastra Indonesia. (vr)**