Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Garis Depan Gerakan Sosial, Ketika Komunitas Ambil Alih Peran yang Luput dari Birokrasi
BeritaSosial Ekonomi

Garis Depan Gerakan Sosial, Ketika Komunitas Ambil Alih Peran yang Luput dari Birokrasi

By admin_kartini
Agustus 24, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Seremoni penghargaan Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 yang digelar Forum Diskusi Waroeng Rakyat (FDWR) di Erion Space, Kuningan, Minggu (23/8/2026), menegaskan pesan penting: peran komunitas sipil tidak sekadar pelengkap, melainkan penambal celah atas persoalan sosial yang gagal dijangkau birokrasi pemerintah.

Melalui konsistensi gerak selama 17 tahun, FDWR membuktikan keberadaan ruang publik yang independen dari agenda politik praktis maupun urusan kedinasan. Pernyataan Founder FDWR, Ilham Ramdhani, bahwa komunitasnya memilih untuk “mengurus hal-hal yang tidak diurus oleh orang lain”, menjadi cermin kritikan halus sekaligus penyadar bagi tata kelola publik.

Penghargaan yang diberikan kepada lima pahlawan senyap—petani, guru, buruh, pedagang, hingga marbot masjid—menunjukkan ada realitas sosial di pelosok desa yang selama ini luput dari sistem apresiasi formal.

  • Penjaringan Luar Formalitas: Proses seleksi tidak mengandalkan data administratif semata, melainkan penelusuran langsung ke lapangan untuk merekam perjuangan hidup warga yang sering kali harus menjalani pekerjaan ganda demi bertahan hidup.
  • Apresiasi Bertujuan Penguatan: Inisiatif ini tidak menjual narasi keterbatasan atau kemiskinan, melainkan memberikan pengakuan atas martabat dan kontribusi nyata yang dihadirkan warga biasa di tingkat tapak.

Langkah warga dan komunitas independen kerap menjadi pemantik aksi lanjutan bagi pemerintah daerah. Hal ini terlihat ketika pengabdian Daskim, marbot asal Dukuhmaja, menggerakkan Bupati Kuningan secara spontan memberikan apresiasi tambahan berupa hadiah umrah. Kejadian tersebut memperlihatkan bagaimana inisiatif sipil mampu membuka mata pemangku kebijakan terhadap sosok-sosok yang selama ini berkontribusi dalam senyap.

Kehadiran gerakan seperti Pangajen Rakyat Pinunjul menegaskan bahwa fungsi pengawasan dan kepedulian sosial tidak melulu disampaikan lewat bentakan kritik di media sosial, melainkan lewat tindakan nyata yang mengorganisir, menghargai, dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. (vr)**

Tags:

bupati kuninganFDWRPengharganPinunjulwaroeng rakyat
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Momen Hari Anak Merdeka, Chandra “Anak-Anak Adalah Juara Dengan Caranya Masing-Masing”

Next

8 Tahun Menanti, Kelvin dan Hana Raih Jajaka Harapan 1 Moka Jabar 2026

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho