Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Dari Gas Metana Hingga RDF, DLH Kuningan Beberkan Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di TVRI Jabar
BeritaSosial Ekonomi

Dari Gas Metana Hingga RDF, DLH Kuningan Beberkan Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di TVRI Jabar

By admin_kartini
Oktober 12, 2026
0

KARTINI (Kuningan) — Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat komitmen penanganan lingkungan dan sampah secara komprehensif. Upaya ini diwujudkan lewat penguatan kemandirian desa, pemanfaatan gas metana dari TPA Ciniru, hingga penyiapan pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif industri.

Kiprah dan strategi tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, Ir. Usep Sumirat, dalam dialog interaktif program “Jawa Barat Hari Ini” yang disiarkan TVRI Jawa Barat dari Command Center Kabupaten Kuningan, Minggu (11/10/2026).

Dalam dialog yang dipandu oleh Fredericko Sinatria tersebut, Usep menyampaikan bahwa capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Kuningan tahun 2025 berhasil menembus angka 75,50, melampaui target daerah sebesar 68,18. Capaian positif ini ditopang oleh tingginya rasio tutupan lahan serta peningkatan partisipasi warga.

“Yang kita perkuat adalah aspek sumbernya, termasuk mempertahankan rasio tutupan lahan dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dengan demikian, daya dukung alam di Kabupaten Kuningan dapat terus terjaga dan dioptimalkan,” ujar Usep.

Guna mengurangi ketergantungan dan beban beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), DLH menggenjot inisiatif kemandirian desa. Jika sebelumnya hanya ada sekitar dua desa, kini telah berkembang hampir 12 desa yang mampu mengelola sampahnya secara mandiri lewat skema kerja sama antar-desa dan pemanfaatan fasilitas pengolahan bersama.

Selain itu, DLH Kuningan juga mematangkan pemanfaatan energi terbarukan berupa gas metana dari TPA Ciniru. Setelah sukses menggelar uji coba awal bagi 50 rumah tangga, Pemkab Kuningan kini menjajaki dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun instalasi pipa distribusi baru yang ditargetkan mampu menyuplai gas memasak gratis bagi 450 rumah tangga di sekitar kawasan TPA.

Sebagai langkah jangka menengah, DLH Kuningan tengah menyiapkan transformasi TPA Ciniru menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis teknologi RDF, disokong dengan pembangunan fasilitas TPS 3R Plus.

Melalui teknologi ini, sampah tak lagi sekadar ditumpuk, melainkan dipilah dari hulu dan diolah menjadi pelet RDF yang dapat dijual sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara bagi sektor industri.

Di akhir dialog yang digagas atas kerja sama Diskominfo Kuningan dan TVRI Jabar ini, Usep menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan lingkungan berjalan berkelanjutan dan mendatangkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. (vr)**

Tags:

CSRDinas Lingkungan HidupGas MetanaRDFTPATVRI
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Quotes Hari Ini

Next

Cetak Agen Perubahan Di Tingkat Remaja, Pemkab Kuningan Resmikan Sekolah Genre dan Seleksi Duta Genre 2026

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho