Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Artikel/Opini/Semangat Sumpah Pemuda, Bangkit, Bersatu, dan Berprestasi untuk Negeri
Opini

Semangat Sumpah Pemuda, Bangkit, Bersatu, dan Berprestasi untuk Negeri

By admin_kartini
Oktober 29, 2026
0

KARTINI – Setiap tahun, pada tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini menjadi pengingat penting bagaimana para pemuda Indonesia pada tahun 1928 berkumpul dan berikrar meletakkan fondasi persatuan bangsa melalui semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu Bahasa, Indonesia.

Semangat tersebut tetap relevan dan sangat krusial bagi generasi muda saat ini dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di era globalisasi ini, kebangkitan bangsa Indonesia tidak lagi ditentukan semata oleh kekuatan fisik dan kekayaan sumber daya alam, melainkan oleh kualitas sumber daya manusianya.

Maka, di momen peringatan Sumpah Pemuda ini, marilah para pemuda Indonesia berikrar dalam diri untuk bangkit, bersatu, dan mengejar prestasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan dihargai oleh bangsa lain.

Pemuda adalah Subjek Bagi Perubahan

Dalam sejarah panjang bangsa, pemuda selalu menjadi motor penggerak perubahan. Peristiwa Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, hingga berbagai tonggak kemajuan bangsa tidak pernah lepas dari peran generasi muda yang bersemangat membara dan memiliki keberanian untuk bertindak. Ajaran Islam pun menaruh perhatian yang sangat besar kepada para pemuda. Pemuda yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi adalah aset terbesar bagi agama, umat, dan bangsa. Untuk meraih prestasi tersebut, setiap pemuda hendaknya menjalani proses belajar dengan disiplin, bekerja keras, serta tekun secara konsisten.

Bangkit dengan Ilmu dan Literasi

Langkah pertama menuju kebangkitan adalah membekali diri dengan ilmu melalui penguatan budaya membaca dan semangat belajar, baik secara formal maupun informal. Allah Subhanahu Wata’ala telah memerintahkan kepada Rasulullah ﷺ melalui wahyu pertama:

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” (QS. Al-‘Alaq: 1)

Ilmu merupakan pintu utama menuju kemajuan. Pemuda yang gemar membaca Al-Qur’an, mempelajari maknanya, serta memperkaya wawasan ilmu umum akan memiliki cara pandang yang luas dan kemampuan berpikir matang. Dari ilmu lahirlah inovasi, dan dari inovasi lahirlah kemajuan sebuah bangsa.

Mengejar Prestasi Melalui Keterampilan

Prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik di atas kertas, tetapi juga dari sejauh mana seseorang mampu memberikan manfaat nyata bagi sesama. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Para pemuda hendaknya aktif mengikuti pelatihan, kursus, pendidikan, serta terus berlatih hingga menguasai keterampilan yang mumpuni. Kombinasi antara ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis adalah modal utama untuk menjadi generasi yang sukses dan diandalkan.

Menjaga Kesehatan untuk Meraih Kesuksesan

Kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi penting dalam meraih keberhasilan. Berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan yang halal dan bergizi, serta menerapkan gaya hidup seimbang akan menjaga kebugaran tubuh. Dalam pandangan Islam, menjaga kesehatan adalah bagian dari rasa syukur atas nikmat Allah. Tubuh yang sehat akan membuat seseorang lebih optimal dalam belajar, produktif dalam bekerja, serta lebih khusyuk dalam beribadah.

Menguatkan Spiritualitas dan Manajemen Waktu

Kesuksesan sejati dalam pandangan Islam bukan hanya keberhasilan duniawi, tetapi juga keselamatan dan kebahagiaan di akhirat. Pemuda yang rajin beribadah akan memiliki ketenangan hati, arah hidup yang jelas, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 56)

Selain itu, pemuda harus bijak mengelola waktu. Setiap waktu luang harus diisi dengan aktivitas yang positif, bermanfaat, dan produktif.

Bersatu dalam Kebaikan dan Kolaborasi

Peristiwa Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa persatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Di tengah keragaman suku, budaya, bahasa daerah, dan latar belakang sosial, pemuda harus menjadikan persatuan sebagai perekat, bukan celah perpecahan.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

“…kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia…” (QS. Ali Imran: 112)

Kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, serta saling menolong dalam kebaikan dan takwa adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan produktif bagi kemajuan bersama.

Momentum Hari Sumpah Pemuda hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua—khususnya generasi muda penerus bangsa—untuk berikrar bangkit dari kemalasan, bersatu dalam kebaikan, berkarya nyata, dan terus berprestasi. Penerapan sederhananya dapat dimulai dari memperbaiki budaya membaca, rajin menuntut ilmu, mengasah keterampilan, menjaga kesehatan, memperkuat ibadah, hingga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda. Mari Bersatu untuk Indonesia, Berprestasi untuk Negeri, dan Beramal Saleh Menggapai Ridha Ilahi. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Bio Narasi Penulis :

Riki Irfan Dosen Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Pemerhati Lingkungan, & Penulis Buku Mitigasi Bencana Alam dan Pegiat Literasi.

Tags:

OpiniPrestasiRefleksiRiki IrfanSemangatSumpah Pemuda
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Wisuda Sekolah Lansia hingga Berdikari Tanpa APBD, Pesan Keteladanan di HUT ke-64 PWRI Jawa Barat

Next

Sumpah Pemuda ke-98 di Kuningan, Bupati Minta Generasi Muda Unjuk Karya Tegakkan Bangsa di Era AI dan Ketidakpastian Global

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho