Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Roman/Catatan Sendu Ramadan Yatim Piatu
ethnic girl sitting near furnace
Roman

Catatan Sendu Ramadan Yatim Piatu

By admin_kartini
Februari 26, 2026
0

Oleh Vera Verawati

Ramadan datang seperti angin yang mengetuk pelan jendela kenangan. Di antara gema takbir yang berpendar dari langit-langit musala, Nadhira berdiri bagai sebatang lilin kecil di tengah samuda kegelapan. Dahulu, suara ibunya adalah fajar yang membangunkannya untuk sahur, dan tangan ayahnya adalah senja yang menuntunnya pulang dari masjid. Kini, waktu berjalan tanpa bayang mereka, tetapi setiap detiknya tetap menyimpan jejak yang tak pernah benar-benar hilang.

Saat azan magrib bergetar di udara, ada ruang kosong di meja makan yang tak bisa diisi oleh lauk paling lezat sekalipun. Kurma pertama yang disentuhnya terasa seperti doa yang jatuh pelan ke dasar hati. Lapar bukan hanya tentang perut yang meminta, melainkan tentang rindu yang tak pernah menemukan alamat untuk pulang. Namun dalam sunyi itu, Ramadan mengajarkannya mengeja sabar, huruf demi huruf, hingga air mata pun menjelma tasbih yang mengalir lirih.

Di malam-malam panjang ketika lampu-lampu redup dan orang-orang terlelap, Nadhira asik berbincang, kepada langit ia ceritakan gelisah dengan bahasa yang tak bersuara. Nama ibunya terucap dalam hati, nama ayahnya bergetar dalam setiap sujud yang dipanjangkannya. Seperti bintang-bintang adalah mata yang menjaga, dan bulan sabit adalah senyum yang tak pernah padam. Dalam kesendirian, ia menemukan bahwa kehilangan bukanlah kehampaan, ia adalah ruang luas tempat doa bertumbuh lebih liar dan lebih jujur.

Ramadan menjelma guru yang lembut namun tegas baginya. Ia mengajarkan bahwa menjadi yatim piatu bukan berarti kehilangan segalanya. Ada tangan-tangan asing yang tiba-tiba terasa seperti keluarga, ada senyum tetangga yang menghangatkan lebih dari secangkir teh. Dari luka, ia memetik makna; dari sepi, ia menanam harapan. Beginilah cara Tuhan merajut kembali hati yang sempat tercerai, helai demi helai.

Catatan ini  ditulisnya sebagai lonceng kecil di lorong waktu. Jika kelak rindu kembali mengguncang dada, denting itu akan menjadi ayat-ayat penguat jiwa. Ramadan  menjadikannya lebih dari sekadar anak yang kehilangan oleh keadaan,  tempa jiwa belajar berdiri di atas doa-doanya sendiri. Dan di setiap takbir yang mengudara, terselip keyakinan bahwa cinta orang tua tak pernah benar-benar pergi—ia hanya berubah wujud menjadi cahaya yang menuntun dari kejauhan.

Tags:

PenulisProsaVera VerawatiYatim Piatu
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

bjb Tandamata Rencana, Solusi Menyiapkan Kebutuhan Hidup Jangka Panjang

Next

Serbuan Warga Warnai GPM Ramadan, Alarm Ketergantungan pada Operasi Pasar Murah Makin Nyata

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho