Puisi Vera Verawati
Buku Harian Tukang Becak Wajah-wajah lelah Tertidur di siang garang Tidak terhitung dikayuhnya harapan Menembus wajah kota yang kian tidak ramah Menyaksi deru mewah berkaki empat Tubuh rentanya berulang nyaris … Read More
Buku Harian Tukang Becak Wajah-wajah lelah Tertidur di siang garang Tidak terhitung dikayuhnya harapan Menembus wajah kota yang kian tidak ramah Menyaksi deru mewah berkaki empat Tubuh rentanya berulang nyaris … Read More
KARTINI (Cerpen) – Kabut turun perlahan dari lereng Gunung Ciremai ketika matahari baru saja menampakkan semburat keemasannya. Kabupaten Kuningan bangun dengan caranya sendiri; suara ayam bersahutan dari kampung-kampung, embusan angin … Read More
KARTINI (Prosa) – Nyaris dua tahun, tidak pernah lagi kau temui. Lampu-lampu jalan tertawa, dia sedang mengejekmu yang memilih terus berdiri memegang payung di ujung persimpangan, dan menunggunya membawa kabar … Read More
Puisi ditulis oleh : Vera Verawati (Ketua TBM Pondok Kata Rz dan Penulis) ayat-ayat memantul di dinding kamar wajah lugu bertarung dengan takdir bertanya jiwa di mana ayah bunda tubuh … Read More
Oleh Vera Verawati Ramadan datang seperti angin yang mengetuk pelan jendela kenangan. Di antara gema takbir yang berpendar dari langit-langit musala, Nadhira berdiri bagai sebatang lilin kecil di tengah samuda … Read More
Berpasang sayap diciptakan, menerka-nerka barangkali bahagia menyatu bersama udara yang disulap jadi pintalan kapas putih biru. Malang, kegelapan yang menjadi hujan dan badai menyapu seluruh asa. Tinggalkan puing-puing yang terapung … Read More
Puisi berantai oleh Vera Verawati /1/ Inginku… Redam asa pada luas samudra Sekeping hati rapuh oleh rindu Asmara tergambar di lukisan kedua /2/ Seperti bunga Mekarnya ditunggu Harumnya di rindu Rekahnya mengundang cinta /3/ … Read More