Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Dinkes Kuningan Borong Dua Penghargaan Nasional Kemenkes atas Pemetaan Risiko Penyakit Emerging
BeritaSosial Ekonomi

Dinkes Kuningan Borong Dua Penghargaan Nasional Kemenkes atas Pemetaan Risiko Penyakit Emerging

By admin_kartini
Februari 27, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kamis (26/2/2026).Penghargaan pertama diberikan atas kelengkapan dokumen rekomendasi Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dengan capaian 100 persen. Sementara penghargaan kedua diraih sebagai kabupaten/kota dengan capaian Pemetaan Risiko PIE terbaik Tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan oleh Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, ketepatan, dan kualitas pelaksanaan pemetaan risiko yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif.

“Penyakit Infeksi Emerging merupakan kelompok penyakit yang kemunculannya sering terjadi secara tiba-tiba, memiliki tingkat penularan cepat, serta berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa bahkan pandemi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan beberapa penyakit yang termasuk dalam kategori tersebut antara lain Middle East Respiratory Syndrome (MERS), COVID-19, Polio, dan Difteri. Ancaman penyakit-penyakit tersebut menuntut kesiapsiagaan, deteksi dini, serta langkah pencegahan yang terencana dan terukur.

Menurut dr. Edi, pemetaan risiko menjadi langkah strategis dalam sistem kewaspadaan dini kesehatan masyarakat. Melalui pemetaan tersebut, Dinas Kesehatan mampu mengidentifikasi potensi risiko, wilayah rentan, faktor penyebab, serta kapasitas respons yang tersedia.

“Data dan analisis yang dihasilkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, perencanaan intervensi, serta penguatan sistem surveilans di daerah,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan Kabupaten Kuningan melakukan pemetaan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu menunjukkan kuatnya koordinasi, profesionalisme sumber daya manusia, serta dukungan lintas sektor. Kolaborasi antara perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, unsur pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem pencegahan dan kewaspadaan dini yang efektif.

Penghargaan tersebut, lanjutnya, bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman Penyakit Infeksi Emerging di masa mendatang.

“Melalui komitmen berkelanjutan, Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat sistem surveilans kesehatan serta kesiapsiagaan daerah terhadap potensi ancaman penyakit infeksi emerging.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut mencerminkan sinergi seluruh tenaga kesehatan dalam melakukan identifikasi, pemetaan, serta penyusunan rekomendasi risiko secara komprehensif dan terukur, sehingga mampu memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat Kabupaten Kuningan. (vr)

Tags:

Dinas KesehatanNasionalPenghargaan
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Program PINTAR Sasar 161 Keluarga Prasejahtera di Paninggaran, Target 10 Persen Graduasi dalam Setahun

Next

bank bjb Hadirkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Tawarkan Imbal Hasil Kompetitif dan Dukung ESG

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho