Opor Ayam Masakan Favorit  Lebaran

KARTINI – Pagi hari di hari Lebaran selalu membawa suasana yang berbeda. Setelah salat Id, rumah biasanya dipenuhi aroma masakan yang hangat dari dapur. Panci opor ayam yang perlahan mendidih di atas kompor menjadi salah satu tanda bahwa hari kemenangan benar-benar telah tiba. Harumnya santan dan rempah seolah memanggil seluruh anggota keluarga untuk berkumpul di meja makan. Di meja itulah cerita-cerita kecil kembali hidup. Anak-anak yang jarang pulang merantau, sepupu yang datang berkunjung, hingga orang tua yang tersenyum melihat rumahnya kembali ramai.

Bahan-bahan:

  • 1 ekor ayam, potong menjadi beberapa bagian
  • 500 ml santan kental
  • 500 ml santan encer
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • Garam dan gula secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Bumbu halus:

  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 cm kunyit
  • 1 cm jahe

Cara membuat:

  1. Haluskan semua bumbu halus.
  2. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan potongan ayam, aduk hingga ayam berubah warna.
  4. Tuangkan santan encer, masak dengan api sedang hingga ayam empuk.
  5. Tambahkan santan kental, garam, dan gula. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  6. Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Sajikan hangat bersama ketupat atau lontong.

Sepiring ketupat dengan opor ayam hangat sering kali menjadi lebih dari sekadar makanan—ia menjadi pengingat bahwa kebersamaan, tawa, dan saling memaafkan adalah rasa yang paling istimewa di hari Lebaran. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *