Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Wabup Tuti Dorong Optimalisasi Layanan Spesialis dan Dapur Gizi guna Akselerasi Penurunan Stunting
BeritaSosial Ekonomi

Wabup Tuti Dorong Optimalisasi Layanan Spesialis dan Dapur Gizi guna Akselerasi Penurunan Stunting

By admin_kartini
April 8, 2026
0

KARTINI (Bandung) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menawarkan perspektif baru dalam penanganan stunting pada Rapat Evaluasi Penanganan Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Selasa (7/4/2026). Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menekankan bahwa kunci keberhasilan penurunan stunting terletak pada ketepatan intervensi lapangan dan penguatan fasilitas kesehatan spesialis di daerah.

Dalam forum yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan tersebut, Wabup Tuti menggarisbawahi dua poin krusial yang menjadi fokus Kuningan saat ini:

1. Personalisasi Gizi melalui Dapur SPPG

Bukan sekadar memberikan bantuan pangan, Kuningan kini mengoptimalkan peran Dapur Satuan Pelayanan Gizi (SPPG). Strateginya adalah melakukan klasifikasi kebutuhan nutrisi yang berbeda bagi tiap kelompok rentan.

  • Ibu Hamil: Fokus pada pencegahan anemia dan kekurangan energi kronis.
  • Balita: Fokus pada protein hewani untuk pertumbuhan fisik.
  • Remaja Putri: Fokus pada edukasi dan pemenuhan zat besi jangka panjang.

“Kami mendorong agar pemberian asupan gizi tidak disamaratakan, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing kelompok agar hasilnya lebih optimal,” tegas Tuti.

2. Memperpendek Jarak Layanan Spesialis

Tuti juga menyampaikan masukan strategis kepada Pemerintah Provinsi mengenai penguatan layanan kesehatan. Ia mendorong agar layanan dokter spesialis dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah secara lebih cepat. Menurutnya, pemanfaatan fasilitas kesehatan yang ada harus dibarengi dengan ketersediaan tenaga ahli agar penanganan kasus stunting berat dapat dilakukan secara kuratif dengan efektif.

Menanggapi masukan dari daerah, Kepala Bappeda Jabar, Dedi Mulyadi, sepakat bahwa skema pembiayaan kesehatan ke depan harus lebih seimbang. Jawa Barat mulai mengalihkan fokus besar pada upaya promotif dan preventif (pencegahan) ketimbang hanya mengandalkan layanan kuratif (pengobatan) di rumah sakit.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menutup rapat dengan mengingatkan seluruh wakil kepala daerah bahwa konsistensi data dan kolaborasi antarwilayah adalah harga mati untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.

Dengan membawa isu teknis seperti optimalisasi dapur gizi dan akses spesialis ke meja provinsi, Kabupaten Kuningan memosisikan diri sebagai daerah yang aktif melakukan inovasi kebijakan, bukan sekadar mengikuti tren penurunan angka secara administratif. (vr)

Tags:

Kepala Bappeda JabarSPPGStuntingWabup Kuningan
Author

admin_kartini

Other Articles
arabic calligraphy on a piece of paper
Previous

Quotes Hari Ini

Next

Diundang Rakor, Ternyata Semua Pejabat Ngedadak Dites Urine.

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho