Sikapi Banjir Palutungan, Sekda Kuningan dan Elemen Masyarakat Bahas Pembenahan Drainase Kaki Gunung Ciremai

KARTINI (Kuningan) – Pemerintah Kabupaten Kuningan bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait masalah banjir yang kerap melanda kawasan wisata Palutungan, Desa Cisantana. Aliran selokan yang meluap hingga menutup badan jalan saat hujan deras menjadi perhatian serius karena mengganggu aktivitas warga maupun wisatawan.

Guna mencari solusi konkret, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., menerima audiensi dari Kelompok Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) di Komplek Perkantoran Pemda Kuningan (KIC). Rombongan MPK tersebut dipimpin langsung oleh Yusuf Dandi Asih.

Tak main-main, dalam pertemuan strategis ini Sekda langsung memboyong jajaran pejabat teras Pemkab Kuningan. Mulai dari Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Ekonomi Wawan Setiawan, hingga para kepala dinas terkait seperti Kepala Dinas PUTR Ir. Putu Bagiasna, Kepala DLH Ir. Usep Sumirat, Kepala DPMPTSP Drs. H. Dudi Pahrudin, Kepala Badan Kesbangpol Mutofid, Kasatpol PP Dr. H. M. Budi Alimudin, serta Kalak BPBD Indra Bayu Permana.

Dalam audiensi tersebut, Sekda Uu Kusmana menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah untuk melakukan langkah penanganan jangka pendek maupun berkelanjutan di kawasan kaki Gunung Ciremai tersebut.

“Kami berkomitmen melakukan langkah-langkah antisipatif. Fokus utama ke depan adalah pembenahan sistem drainase dan tata kelola lingkungan, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan luapan air,” ujar Uu Kusmana.

Kawasan Palutungan Cisantana merupakan salah satu magnet wisata utama di Kabupaten Kuningan. Oleh karena itu, kondisi infrastruktur jalan dan saluran air di wilayah tersebut harus dipastikan berfungsi optimal agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pemkab Kuningan berharap sinergi antara pemerintah, komunitas peduli seperti MPK, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kawasan kaki Gunung Ciremai agar tetap tertata, aman, dan berkelanjutan. (vr)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *