Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Meskipun Belum Dilirik Pemerintah, BMI Cabang Kuningan Terus Berkiprah
BeritaKesehatan

Meskipun Belum Dilirik Pemerintah, BMI Cabang Kuningan Terus Berkiprah

By admin_kartini
September 1, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Bank Mata Indonesia (BMI) Cabang Kuningan yang merupakan salah satu wadah sosial memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan, terutama di bidang kesehatan.

Kiprahnya sejak sekira tahun 2013 telah menjadi magnet bagi ribuan warga secara sukarela mendaftarkan dirinya menjadi pendonor kornea mata. Bahkan mantan Bupati Kuningan H. Acep Purnama (almarhum) telah menyatakan secara lisan bersedia sebagai pendonor mata. Akan tetapi saat akan diakadkan secara legal dan atas persetujuan keluarga, ia telah dipanggil Sang Khalik.

Sejatinya, Pemkab Kuningan respon atas kehadiran BMI yang berlokasi di Desa Manislor Kec. Jalaksana tersebut. “Bank Mata Indonesia sangat besar kontribusinya terhadap pembangunan, terutama kegiatan kepedulian sosial kemasyarakatan terutama dalam penyedia kornea mata. Keberadaan Bank Mata Indonesia Cabang Kuningan mempunyai kedudukan sangat strategis di Provinsi Jawa Barat, karena mempunyai calon donor yang sangat banyak, “ujar Ketua Bank Mata Indonesia Cabang Kuningan, Rusdi Sriwiyata, S. PKP. , saat berbincang dengan kartinikuningan.com, Selasa, 1 September 2026.

Dipaparkan Rusdi, personel yang tergabung di kepengurusan BMI terus bergerak melakukan penyuluhan kepada kelompok masyarakat tentang betapa pentingnya melakukan kegiatan sosial, berjiwa sosial dan berkontribusi untuk kepentingan umat. “Salah satunya melalui donor kornea mata karena banyak masyarakat yang membutuhkan. Kita bisa membantu sesama dalam kebutaan, ” ajaknya.

Aksi tersebut direalisasikan dengan ajakan ‘Mari Kita Bantu Sesama Dari Kebutaan’. Ajakan tersebut dengan mendaftarkan secara sukarela menjadi calon donor kornea mata. Aksi tersebut tiap bulannya dengan melakukan eksisi pengambilan kornea mata bila ada calon donor yanh telah mewasiatkan, dan dinyatakan telah meninggal dunia. Aksi lainnya dengan mendistribusikan kornea mata ke Bank Mata Pusat Jakarta dan ke Bank Mata Provinsi Jawa Barat.

Seperti diketahui, di Kabupaten Kuningan sendiri, Bank Mata Indonesia membuka cabangnya di Desa Manislor Kecamatan Jalaksana tepatnya di Jalan Wisaprana No. 48 Manislor.

Dibukanya kantor Cabang di Desa Manislor karena kebanyakan pendonor baik yang sudah diambil (eksisi) kornea matanya maupun yang belum dieksisi mayoritas dari Desa Manislor terutama dari komunitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

Dari data pendonor yang sudah dieksisi kornea matanya tercatat pada tahun 2015 terdapat 1 orang yang sudah dieksisi, 2016 ada 2 orang, tahun 2017 ada 14 orang, tahun 2018 ada 20 orang, 2019 ada 12 orang, 2020 ada 16 orang, 2021 ada 15 orang, 2022 ada 20 orang, 2023 ada 24 orang, dan 2024 ada 21 orang.

Sementara warga komunitas Ahmadiyah yang sudah mendaftar sebagai pendonor kornea mata tercatat sejumlah 2.100 lebih pendonor yang terdiri dari perempuan sejumlah 1.015 orang, laki-laki dewasa 900 orang dan para remaja tercatat ada 200 orang. (kh) **

Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Sumber Uang Pengembalian Rp 3,1 Miliar Dana GU Disdik Kuningan Dipertanyakan

Next

Tradisi Naik Delman Awali Paripurna Hari Jadi ke-528 Kuningan, Gubernur KDM dan Tokoh Diaspora Tekankan Pentingnya Menjaga Ciremai dan Digitalisasi Produk Lokal

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho