Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Bukan Sekadar Tanam Bibit, Pemkab Kuningan Kunci 550 Hektare Kelapa Genjah untuk Lepas dari Ketergantungan Komoditas Musiman
BeritaSosial Ekonomi

Bukan Sekadar Tanam Bibit, Pemkab Kuningan Kunci 550 Hektare Kelapa Genjah untuk Lepas dari Ketergantungan Komoditas Musiman

By admin_kartini
September 11, 2026
0

KARTINI (Kuningan) — Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah agresif dalam merestrukturisasi ekonomi pedesaan. Tidak lagi bergantung pada komoditas musiman yang rentan fluktuasi harga, Pemkab Kuningan mengunci perluasan lahan kelapa genjah hingga mencapai total 550 hektare sebagai mesin pendapatan baru yang terukur bagi para petani setempat.

Strategi jangka panjang ini diperkuat melalui dukungan berkelanjutan Kementerian Pertanian dari 2025 hingga 2026. Secara akumulatif, sebanyak 60.500 bibit kelapa genjah dan 181,5 ton pupuk organik telah disalurkan ke lapangan. Berbeda dengan varietas kelapa dalam yang membutuhkan waktu lama dan berisiko saat pemanenan, kelapa genjah dipilih karena sudah berproduksi pada usia 3–4 tahun dengan postur pohon yang relatif pendek, sehingga memangkas biaya pemeliharaan sekaligus mempermudah proses panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menegaskan bahwa titik berat program ini terletak pada komitmen pemeliharaan aset, bukan sekadar seremonial pembagian bantuan. Dengan kerapatan 110 pohon dan 330 kilogram pupuk organik per hektare, bantuan tersebut dipastikan menjadi modal awal yang produktif untuk melengkapi basis 4.007 hektare perkebunan kelapa yang sudah ada di Kuningan.

“Jangan sampai kita kuat di penanaman, tetapi lemah di pemeliharaan. Tanaman ini adalah tabungan masa depan. Bantuan bibit dan pupuk ini bukan akhir program, melainkan awal membangun aset produktif,” ujar Wahyu saat Sosialisasi Perluasan Kelapa Genjah di Aula Diskatan Kuningan, Rabu (9/9/2026).

Menanggapi langkah tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak boleh berhenti pada peningkatan angka produksi atau perluasan lahan semata. Orientasi utama pemerintah daerah adalah memastikan hadirnya nilai tambah melalui integrasi dari hulu ke hilir—mulai dari pendampingan budidaya, pengolahan produk turunan, hingga kemitraan pasar—agar petani tidak terjebak sekadar menjadi penyedia bahan mentah berharga murah.

Dian meyakini bahwa ketika petani memiliki sumber pendapatan yang stabil dan bernilai ekonomi tinggi, daya beli masyarakat desa akan terangkat secara otomatis. Melalui pengawalan ketat dari masa tanam hingga panen, proyek 550 hektare kelapa genjah ini diproyeksikan menjadi benteng ketahanan ekonomi baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara berkelanjutan. (vr)**

Tags:

Diskatan Kuningankelapa GenjahWahyu Hidayah
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Quotes Hari Ini

Next

Pawai Budaya Mengambil Alih Siliwangi, CFD Kuningan Libur Sepekan Sambut Hari Jadi ke-528

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho