Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Artikel/Opini/Menertawakan Absurditas Kekuasaan Lewat Satir Tandi Skober
Opini

Menertawakan Absurditas Kekuasaan Lewat Satir Tandi Skober

By admin_kartini
Oktober 26, 2026
0

Judul : Ketika Cikeas Kentut

Penulis : Tandi Skober

ISBN : 978-602-18849-3-5, 140 halaman; 6,69×9,05 inch

Penerbit : Bumen Pustaka Emas

Peresensi : Vera Verawati (Ketua Forum TBM Kuningan, Kolomnis)

KARTINI – Mengingat berbagai gejolak yang bertubi-tubi menghantam negeri belakangan ini, rasanya ada rasa getir yang sukar dihindari. Cerita duka di balik program kecukupan gizi yang berujung keracunan massal, hingga maraknya bangunan berlabel “merah putih” yang berdiri di pinggir sawah, pelosok desa, bahkan merambah ke kawasan hutan.

Membaca kembali buku kumpulan esai Ketika Cikeas Kentut karya almarhum Tandi Skober seperti membuka kembali album kenangan bangsa. Di dalamnya, potret-potret serupa rupanya pernah terjadi pada masanya—membuktikan bahwa dinamika kekuasaan di negeri ini sering kali berulang dalam pola yang ironis.

Melalui buku ini, Tandi Skober menunjukkan bahwa kritik sosial dan politik tak selalu harus disampaikan dengan bahasa yang kaku, tegang, apalagi menggurui. Lewat judulnya saja yang nyeleneh dan jenaka, kita sudah diajak menengok dinamika sosio-politik Indonesia dari sudut pandang yang berbeda: santai, penuh satir, namun amat tajam.

Dalam setiap esainya, Tandi Skober bertindak bak seorang pengamat jeli di sudut warung kopi. Beliau menangkap absurditas dari kebijakan penguasa lintas rezim, lalu membongkarnya lewat metafora dan analogi yang renyah. Bukannya membuat kita berang, humor dan sindiran halus di dalamnya justru membuat kita tertawa kecil—sebelum akhirnya terdiam dan berpikir mendalam.

Kekuatan utama buku ini terletak pada gayanya yang lugas. Obrolan politik yang biasanya terkesan rumit dan berjarak mampu disulap menjadi tulisan yang sangat ramah dicerna siapa saja. Walau ditulis merespons konteks zaman tertentu, isu-isu tentang moralitas publik, janji politik, hingga karakter masyarakat yang diangkatnya tetap terasa hangat dan teramat relevan dengan situasi hari ini.

Membaca Ketika Cikeas Kentut bukan sekadar ajakan bernostalgia dengan karya salah satu sastrawan kenamaan tanah air, melainkan sebuah latihan menjaga daya kritis masyarakat dengan cara yang bijak dan berani.Buku ini sangat direkomendasikan untuk siapa saja—terutama generasi muda dan para penikmat literasi—yang ingin belajar memahami perjalanan serta dinamika bangsa tanpa harus kehilangan rasa humor.

Tags:

BukuCikeasEsaiKentutKetikaResensiTandi Skober
Author

admin_kartini

Other Articles
motivational quote on wall in san diego
Previous

Quotes Hari Ini

Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho