Akses Tiga Desa Terputus, Pemkab Kuningan Percepat Rekonstruksi Jembatan Cijemit

KARTINI (Kuningan) – Terputusnya akses penghubung antara Desa Cijemit, Gunung Manik, dan Pinara, Kecamatan Ciniru, akibat rusaknya Jembatan Cijemit, langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Di tengah kondisi hujan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si turun langsung ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga serta percepatan penanganan infrastruktur vital tersebut, Senin (5/1/2025).

Saat ini, Jembatan Cijemit sama sekali tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Demi menghindari risiko kecelakaan, akses jembatan ditutup sementara menggunakan bambu sebagai penanda larangan melintas. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian hingga distribusi hasil pertanian.

Bupati Dian menegaskan bahwa pemerintah daerah sejak awal telah menyiapkan langkah antisipatif agar masyarakat tetap bisa beraktivitas. Jalur alternatif disiapkan sembari proses perencanaan teknis perbaikan dimatangkan.

“Jembatan ini adalah akses utama tiga desa, jadi penanganannya tidak bisa ditunda. Meski anggarannya cukup besar, sekitar Rp 2 miliar, kami pastikan prosesnya berjalan hati-hati dan sesuai aturan. Insyaallah, tahapan pembangunan sudah bisa dimulai pada Januari ini,” ujarnya.

Rehabilitasi dan rekonstruksi Jembatan Cijemit akan dibiayai melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) karena kerusakan terjadi akibat kondisi force majeure. Pemerintah daerah menargetkan jembatan tersebut sudah bisa kembali difungsikan sebelum Lebaran, asalkan tidak ada kendala teknis di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga berdialog dengan tokoh masyarakat di Balai Desa setempat. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk menjaga situasi tetap kondusif dan memperkuat semangat gotong royong selama masa pembangunan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Kuningan turut mengapresiasi peran aparat kepolisian, TNI, kecamatan, dan pemerintah desa yang sigap menjaga keamanan serta mengatur lalu lintas selama masa darurat.

Dengan sinergi semua pihak, Bupati Dian optimistis proses rehabilitasi Jembatan Cijemit dapat berjalan lancar, sehingga aktivitas masyarakat di tiga desa terdampak bisa kembali normal dalam waktu dekat. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *