Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Bukan Sekadar Alat, 50 ‘Asisten Elektrik’ Kini Kawal Petani Kuningan Lawan Hama
BeritaSosial Ekonomi

Bukan Sekadar Alat, 50 ‘Asisten Elektrik’ Kini Kawal Petani Kuningan Lawan Hama

By admin_kartini
Mei 2, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Era memompa manual yang menguras tenaga mulai ditinggalkan petani di Kabupaten Kuningan. Di tengah ancaman serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada musim tanam 2026, efisiensi waktu kini menjadi senjata utama. Pemerintah Kabupaten Kuningan baru saja mendistribusikan 50 unit hand sprayer elektrik untuk mengubah cara petani bertarung di lapangan.

Jika biasanya petani harus menghabiskan waktu berjam-jam dengan tenaga ekstra untuk menyemprot lahan secara manual, kehadiran teknologi elektrik ini menjanjikan kecepatan dan akurasi. Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian RI ini menyasar 25 kelompok tani di 20 kecamatan strategis.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menekankan bahwa serangan hama tidak bisa dihadapi dengan cara-cara lama yang lamban. Menghadapi perubahan iklim ekstrem, kecepatan respons adalah pembeda antara panen raya dan gagal panen.

“Negara harus hadir lebih cepat dari masalah itu sendiri. Kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Pertanian harus naik kelas—lebih modern dan responsif,” ujar Bupati Dian saat penyerahan alat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kamis (30/4/2026).

Secara teknis, penggunaan hand sprayer elektrik bukan hanya soal gaya, melainkan soal efektivitas hasil. Berikut adalah dampak nyata dari peralihan teknologi ini:

  • Efisiensi Tenaga: Petani tidak lagi kelelahan memompa manual, sehingga fokus bisa dialihkan pada ketelitian penyemprotan.
  • Akurasi Dosis: Sebaran pestisida atau pupuk cair menjadi lebih merata, mengurangi risiko pemborosan bahan kimia.
  • Ketepatan Waktu: Pengendalian hama bisa dilakukan serentak dalam waktu singkat sebelum serangan meluas.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyebutkan bahwa modernisasi alsintan (alat dan mesin pertanian) adalah syarat mutlak agar petani tetap kompetitif.

“Ini bagian dari strategi menjaga produksi. Dengan alat ini, petani bisa bergerak mandiri dan menekan potensi kehilangan hasil secara signifikan,” ungkapnya.

Mengingat jumlahnya yang terbatas—dua unit per kelompok tani—pemerintah mendorong sistem pengelolaan kolektif. Alat ini diharapkan menjadi milik bersama yang dirawat secara berkelanjutan.

Langkah Kuningan ini mengirimkan pesan kuat: bahwa ketahanan pangan nasional bermula dari efisiensi di tingkat tapak. Di tangan petani yang dipersenjatai teknologi tepat guna, masa depan pangan diharapkan tidak lagi ringkih dihantam serangan hama. (vr)***

Tags:

Diskatan Kuninganelektrikhand sprayerOPT
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

“Mengakar di Tanah, Bertumbuh Untuk Bangsa” Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94

group of person walking in mountain
Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho