Geliat Literasi di TBM Pondok Kata Rz, Hidupkan Kaulinan Barudak hingga Bekali Orang Tua Ilmu Parenting

KARTINI (Kuningan) — Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sukses diselenggarakan dengan mengusung tema besar “TBM Ramah Anak: Penguatan Literasi, Perlindungan Hak Anak, dan Pelestarian Bahasa Sunda pada Anak Usia Dini”. Kegiatan edukatif berbasis komunitas yang sarat akan nilai kebudayaan ini berlangsung khidmat pada Minggu (24/5/2026) bertempat di TBM Pondok Kata Rz.

Hadir sebagai narasumber utama, Dosen Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK) Erna Juherna, M.Pd.I. Dalam pemaparannya, ia menekankan betapa krusialnya sinergi antara literasi, pelestarian bahasa ibu (Sunda), dan pemenuhan hak-hak dasar anak sejak usia dini demi membentuk generasi masa depan yang berkarakter serta tangguh.

Acara yang berlangsung semarak ini secara apik dibagi ke dalam dua sesi utama yang menyasar segmen berbeda namun saling berkesinambungan. Sesi pertama diawali dengan keceriaan anak-anak yang mengikuti kegiatan kaulinan barudak (permainan tradisional Sunda) seperti egrang batok, engklek, lompat tali dan oray-orayan yang kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca buku bersama. Sesi ini dirancang khusus untuk memantik kembali kecintaan anak terhadap kebudayaan lokal sekaligus menumbuhkan minat baca sejak dini.

Memasuki sesi kedua, suasana berganti menjadi ruang diskusi yang hangat dalam seminar parenting bagi para orang tua. Di sinilah esensi perlindungan hak anak dan pola asuh yang bijak dikupas tuntas. Acara pun semakin dinamis saat memasuki sesi tanya jawab, di mana para orang tua secara aktif berkonsultasi mengenai tantangan mendidik anak di era digital.

Respon positif dan apresiasi tinggi mengalir dari para peserta yang hadir. Samiah, salah seorang perwakilan orang tua yang hadir, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya setelah mengikuti sesi parenting tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat membuka cakrawala baru dalam mendidik anak.

“Kegiatan parenting seperti ini sangat kami butuhkan sebagai orang tua. Kami jadi lebih paham bagaimana cara memenuhi hak anak dengan benar, mengasuh tanpa kekerasan, dan yang tidak kalah penting, kami diingatkan untuk membiasakan kembali bahasa Sunda di rumah agar anak-anak tidak lupa pada akar budayanya. Terima kasih banyak atas ilmu yang sangat bermanfaat ini,” tutur Samiah dengan penuh antusias.

Keberhasilan dan keberlangsungan acara ini tidak lepas dari fasilitasi dan dedikasi pengelola TBM lokal. Di akhir kegiatan, Ketua TBM Pondok Kata Rz, Vera Verawati, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada tim pengabdian masyarakat serta narasumber yang telah mendedikasikan waktu dan ilmunya.

“Kami atas nama keluarga besar TBM Pondok Kata Rz mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Erna Juherna, M.Pd.I. dan seluruh tim pengabdian masyarakat dari UMK. Kehadiran program ini memberikan energi positif yang luar biasa bagi lingkungan kami. Tidak hanya anak-anak yang gembira tetapi orang tua juga pulang membawa bekal ilmu pengasuhan yang sangat berharga. Kami berharap kolaborasi baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap Vera Verawati.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, TBM Pondok Kata Rz semakin mengukuhkan eksistensinya bukan sekadar sebagai tempat meminjam buku, melainkan sebagai pusat peradaban kecil di tingkat masyarakat yang ramah anak, edukatif, dan konsisten merawat kelestarian budaya lokal. (vr)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *