Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Program MAS DAR Jadi Angin Segar Regenerasi Petani
BeritaSosial Ekonomi

Program MAS DAR Jadi Angin Segar Regenerasi Petani

By admin_kartini
Oktober 24, 2025
0

KARTINI (Kuningan) — Para petani muda dan penyuluh pertanian di Kabupaten Kuningan kini mendapat dorongan baru untuk menjadi motor perubahan dalam sektor pertanian daerah. Melalui kegiatan Temu Teknis Peningkatan Produksi bertema “Teknologi Pertanian Berkelanjutan Berbasis Spesifik Lokalita sebagai Upaya Peningkatan Produksi”, Kamis (23/10/2025), semangat regenerasi petani dan penerapan teknologi tepat guna kembali menguat.

Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan di Aula UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian itu menghadirkan penyuluh dari berbagai wilayah serta para petani muda binaan yang siap mengembangkan inovasi pertanian lokal.

Bagi para penyuluh, acara ini bukan sekadar forum sosialisasi kebijakan, tetapi wadah belajar untuk memahami penerapan teknologi yang sesuai dengan karakteristik lahan dan kebutuhan petani di wilayahnya.

“Teknologi pertanian tidak bisa diseragamkan. Kami di lapangan harus menyesuaikan dengan kondisi tanah, curah hujan, dan kultur masyarakat. Itu sebabnya kami senang ada pelatihan yang menekankan spesifik lokalita,” ujar Sopyan Pamungkas, Plt. Kabid Penyuluhan Diskatan Kuningan.

Semangat baru juga muncul dari kalangan petani muda, yang kini dilibatkan langsung dalam program modernisasi pertanian. Melalui program MAS DAR (Mandiri Pangan Satu Desa Satu Traktor) dan AMRAN SULAIMAN (Akselerasi Modernisasi Pertanian Melalui Distribusi Alsintan), mereka mendapat akses terhadap alat dan mesin pertanian yang selama ini sulit dijangkau.

“Dulu kami bergantung pada sewa traktor dari luar desa, sekarang kami punya alat sendiri. Waktu tanam jadi lebih cepat, biaya lebih hemat,” ungkap Randi (27), petani muda asal Kecamatan Ciawigebang.

Selain dukungan alat, pemerintah juga memberikan stimulan pengolahan lahan sebesar Rp900 ribu per hektare melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) dengan target 2.200 hektare lahan produktif di seluruh Kabupaten Kuningan.

Kepala Diskatan sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan pertanian berkelanjutan bergantung pada kolaborasi lintas generasi.
“Regenerasi petani bukan pilihan, tapi keharusan. Kalau tidak dimulai sekarang, kita akan kekurangan petani produktif dalam beberapa tahun ke depan,” tegasnya.

Ia juga menantang para penyuluh untuk membentuk Brigade Pangan, sebagai gerakan kolektif anak muda yang peduli pada masa depan pertanian. Gerakan ini diharapkan menjadi ruang kreativitas bagi petani muda untuk mengembangkan inovasi berbasis teknologi digital dan ramah lingkungan.

Dengan semangat kolaboratif dan dukungan teknologi spesifik lokalita, Kabupaten Kuningan kini menapaki babak baru: membangun ketahanan pangan melalui tangan-tangan muda yang berpikir inovatif dan bertindak mandiri. (vr)

Tags:

Kadiskatan KuninganPetaniPJ. Sekda KuninganProgram Masdar
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Manis, Lembut, dan Penuh Manfaat, Si Tape Singkong yang Nggak Cuma Bikin Kenyang!

Next

BUMDes dan Gapoktan Kuningan Satukan Langkah Wujudkan Desa Mandiri Pangan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho