Kemenangan PESIK Kuningan Lebih dari Sekadar Skor di Lapangan

KARTINI (Kuningan) – Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan kembali menjadi saksi hidup bagaimana sepak bola mampu menyatukan semangat masyarakat. Rabu sore, 5 November 2025, rintik hujan tak menghalangi ribuan warga untuk datang memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan mereka, PESIK Kuningan, yang sukses menaklukkan Persindra Indramayu dengan skor tipis 1-0 pada laga terakhir fase grup Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jawa Barat 2025.

Namun kemenangan ini tak hanya soal tiga poin atau posisi puncak klasemen Grup F. Di balik sorak-sorai penonton dan gemuruh genderang suporter, kemenangan tersebut menjadi simbol persatuan dan kebanggaan kolektif masyarakat Kuningan.

Gol semata wayang Jaka di menit ke-51 disambut teriakan bahagia yang menggema dari seluruh penjuru stadion. Lapangan yang licin akibat hujan seolah tak menjadi penghalang bagi pemain untuk menunjukkan semangat pantang menyerah—semangat yang juga tercermin dari wajah para pendukung di tribun.

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang turut hadir, menyebut kemenangan ini sebagai bukti nyata semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kuningan. “PESIK bukan hanya bermain untuk menang, tapi untuk menginspirasi. Saya bangga melihat bagaimana masyarakat mendukung sepenuh hati. Ini bukti bahwa olahraga mampu menyatukan kita semua,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pj Sekda Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., yang menilai kemenangan ini sebagai bentuk nyata hasil pembinaan dan kerja keras bersama antara pemerintah daerah, klub, dan masyarakat. “PESIK menunjukkan karakter Kuningan: disiplin, ulet, dan kompak. Sepak bola bukan hanya hiburan, tapi wadah pembentukan karakter,” tegasnya.

Dukungan penuh juga datang dari KONI Kabupaten Kuningan, aparat TNI, serta para suporter yang tak berhenti bernyanyi sejak menit pertama hingga peluit panjang. Kehadiran mereka menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

Dengan torehan tiga kemenangan beruntun di babak penyisihan—melawan PERSIMA Majalengka, AL-JABAR, dan Persindra Indramayu—PESIK Kuningan memastikan langkah gemilang ke babak berikutnya dengan status juara grup. Namun bagi masyarakat, perjalanan ini bukan sekadar perjalanan menuju puncak klasemen, melainkan perjalanan membangun kebanggaan daerah melalui sportivitas dan solidaritas. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *