Ribuan Jemaah Ahmadiyah Serentak Gelar Jalsah Salanah

KARTINI (Tanggerang) – Puluhan ribu Jemaah Ahmadiyah dari berbagai penjuru menghadiri Jalsah Salanah 2025 yang digelar serentak selama tiga hari, Jumat 5 Desember hingga Minggu 7 Desember.

Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan Jalsah Salanah Indonesia 2025, secara keseluruhan Jalsah Salanah di 23 titik di seluruh Indonesia dihadiri 20.030 peserta muslim Ahmadi dan ratusan tamu non-Ahmadi baik pejabat pemerintah, aparat keamanan, akademisi, cendekiawan, tokoh masyarakat, serta sahabat-sahabat non-Ahmadiyah dari berbagai agama dan organisasi.

Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid S.T., M.T., mengawali sambutannya menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di berbagai wilayah di Sumatera dan mengajak seluruh Anggota Muslim Ahmadiyah Indonesia untuk turut serta memberikan donasi dan dukungan nyata bagi para korban bencana.

Seruan tersebut sejalan dengan langkah cepat yang telah dilakukan Humanity First Indonesia, sayap organisasi sosial Jemaat Muslim Ahmadiyah dengan bantuan darurat berupa paket sembako, makanan siap saji, serta keperluan dasar dan donasi awal di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Jalsah Salanah ini dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia, sementara 1 titik di Sumatera Barat ditunda sebagai bentuk penghormatan kepada korban bencana, semua persiapan konsumsi acara jalsah Sumatera Barat diberikan kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban terdampak bencana, “papar Zaki Firdaus.

Kehadiran para tamu dan sahabat non Ahmadiyah menggambarkan sikap Muslim Ahmadiyah yang terbuka dan dampak dari terjalinnya hubungan sosial masyarakat yang baik dengan pejabat, aparat, tokoh dan masyarakat sekitar dalam rangka sama-sama membangun masyarakat dan memperkokoh persatuan bangsa sebagai tanggung jawab bersama sebagai warga negara.

“Secara khusus apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Jajaran Mabes Polri, Polda, Polsek, kepala daerah, bupati, camat, dan seluruh perangkat daerah yang telah menjalankan amanat konstitusi sebagai tanggung jawabnya dengan baik sehingga memastikan terpenuhinya hak muslim Ahmadiyah sebagai warga negara, memperoleh jaminan hak berkumpul dan beribadah sebagaimana tercantum dalam peraturan perundang-undangan,”ujarnya.

Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia menegaskan bahwa Jalsah Salanah harus menjadi momentum untuk memperbaiki amal ibadah, memperkuat hubungan antar sesama, serta memperluas kontribusi bagi Indonesia.

Dalam Jalsah Salanah tahun ini, disampaikan pula pesan dari Pimpinan Spiritual Muslim Ahmadiyah Dunia, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (aba), yang menekankan agar setiap Muslim Ahmadiyah memperkuat keimanan, menumbuhkan ketakwaan, dan menanamkan rasa takut kepada Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan. “Pada hakikatnya satu-satunya yang harus menjadi tujuan Anda adalah untuk memperoleh keridaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Sang Pencipta kita, ” ajak aba. (kh) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *