Putra Daerah Kuningan Terlibat di São Paulo Biennale Brasil, Promosikan Kuningan sebagai Kota Hutan

KARTINI (Brasil) – Putra daerah Kabupaten Kuningan turut ambil bagian dalam agenda São Paulo Biennale, salah satu ajang seni dan budaya tertua serta terbesar di Amerika Selatan, yang diikuti oleh hampir seluruh perwakilan dari berbagai negara di dunia.

Perwakilan Kuningan, Hasan Nurdin dari Roem Institute, asal Kecamatan Kadugede, bertolak ke Brasil pada Sabtu (6/12/2025), untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Acara puncak São Paulo Biennale dilaksanakan selama satu hari, yakni pada 13 Desember 2025.

Dalam forum internasional tersebut, Hasan Nurdin mempresentasikan gagasan Kuningan sebagai Kota Hutan melalui pendekatan berbasis budaya dan lingkungan. Ia membawa metode yang dikenal sebagai Pesantren Lebah, sebuah konsep partisipatif yang mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dan berbagi sudut pandang lintas negara.

Agenda yang dihadirkan tidak hanya berupa presentasi, tetapi juga dikemas dalam berbagai kegiatan, di antaranya forum diskusi, workshop, festival rampak, serta perjamuan makan bersama, yang mencerminkan nilai kolaborasi dan kebersamaan antarbudaya.

Selain mengikuti rangkaian acara Biennale, Hasan Nurdin juga melakukan pertemuan dengan jajaran ITTP São Paulo, salah satu lembaga di bawah Kementerian Perdagangan Brasil. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pengembangan dan promosi produk lokal, khususnya yang berbasis potensi dan kearifan daerah.

Keikutsertaan perwakilan Kuningan dalam São Paulo Biennale ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan identitas daerah di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi Kuningan sebagai daerah yang konsisten mengusung prinsip keberlanjutan lingkungan dan nilai budaya. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *