Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Kolaborasi Literasi Hadirkan Perpustakaan Keliling dan Dongeng di TK-KB Hayatul Ikhlas

KARTINI (Kuningan) – Suasana ceria menyelimuti halaman TK-KB Hayatul Ikhlas Kuningan pada Senin (20/4/2026). Puluhan siswa tampak antusias menyambut kehadiran mobil “Perpustakaan Keliling” dalam acara kolaborasi literasi yang diinisiasi oleh Komunitas Kacamata TBM Al-Mansyur, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Disarsipus) Kabupaten Kuningan, serta Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kuningan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan buku sejak usia dini sekaligus menanamkan kebiasaan membaca bagi anak-anak. Tidak hanya sekadar membaca, acara dikemas secara menarik dengan menghadirkan sesi dongeng edukatif yang dibawakan langsung oleh Ketua Forum TBM Kuningan, Vera Verawati. Gelak tawa anak-anak pecah saat menyimak cerita yang dibawakan dengan alat peraga boneka tangan, disusul dengan berbagai game edukatif dan interaktif yang melatih ketangkasan serta fokus siswa.

Kepala Sekolah TK-KB Hayatul Ikhlas, Irma Nurmayanti, S.Pd., M.M., memberikan respon yang sangat positif atas terselenggaranya kegiatan ini di sekolahnya.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kehadiran tim literasi ke sekolah kami. Kegiatan seperti ini sangat membantu guru dalam memotivasi anak agar lebih mencintai buku.

Anak-anak sangat senang, apalagi ada mobil perpustakaan dan sesi dongeng yang seru. Ini pengalaman belajar yang luar biasa bagi mereka,” ujar Irma.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kuningan, yang diwakili oleh H. Usmadi, S.Ikom (Pustakawan Ahli) Disaripus Kuningan berharap agar kegiatan jemput bola seperti ini terus konsisten dilaksanakan untuk menjangkau pelosok daerah.

“Kami berharap melalui armada Perpustakaan Keliling ini, akses terhadap buku menjadi lebih mudah bagi anak-anak. Semoga ini menjadi pemicu munculnya generasi yang gemar membaca di Kabupaten Kuningan, dimulai dari langkah kecil di tingkat taman kanak-kanak,” ungkap H. Usmadi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum TBM Kuningan, Vera Verawati, menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam membangun ekosistem literasi yang kuat.

“Harapan kami, kolaborasi antara komunitas, dinas, dan lembaga pendidikan seperti ini tidak berhenti di sini saja. Kami ingin menciptakan lingkungan di mana membaca dianggap sebagai kegiatan yang menyenangkan, bukan sebuah beban. Dengan ‘bergerak bersama’, kita bisa mewujudkan Kuningan yang lebih literat,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, di mana para siswa dengan bangga menunjukkan buku-buku yang telah mereka baca hari itu, menjadi simbol tumbuhnya semangat baru dalam dunia literasi di Kuningan. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *