186 ASN Kuningan Masuki Purna Bakti, Bupati Dorong Regenerasi dan Warisan Nilai Pengabdian

KARTINI (Kuningan) – Sebanyak 186 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi memasuki masa purna bakti terhitung mulai April hingga Juni 2026. Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai akhir masa kerja, tetapi juga sebagai proses regenerasi birokrasi dan pewarisan nilai pengabdian kepada generasi penerus.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) di Aula Graha Sajati BKPSDM Kabupaten Kuningan, Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pensiun merupakan bagian dari siklus organisasi pemerintahan. Pergantian generasi, menurutnya, menjadi kunci agar roda birokrasi tetap bergerak dinamis dan adaptif.

“Tidak ada jabatan yang abadi. Semua akan bergiliran. Purna bakti ini adalah ruang regenerasi agar estafet pelayanan publik bisa terus berjalan,” ujarnya.

Bupati mengingatkan agar para ASN yang akan pensiun menutup masa tugasnya dengan sikap bertanggung jawab, salah satunya melalui transfer ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kerja kepada rekan dan pengganti di lingkungan kerja masing-masing.

Ia menilai, pengalaman panjang para ASN senior merupakan aset berharga yang tidak boleh terputus begitu saja. Karena itu, beberapa bulan terakhir sebelum pensiun harus dimanfaatkan untuk memastikan keberlanjutan kinerja organisasi.

“Jangan meninggalkan pekerjaan dalam kondisi kosong atau tidak tertata. Justru di akhir pengabdian inilah kesempatan mewariskan ilmu dan nilai. Itu menjadi amal jariah,” tegasnya.

Bupati juga menyebut para ASN purna bakti sebagai tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh moral di lingkungannya. Dengan bekal pengalaman birokrasi, mereka diharapkan tetap menjadi rujukan, penyeimbang, dan penggerak dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Di masyarakat, Bapak dan Ibu tetap dipandang sebagai orang yang dituakan, yang didengar. Peran itu tidak hilang meski sudah tidak menjabat,” tuturnya.

Selain aspek pengabdian, Bupati mendorong para calon purna bakti untuk mempersiapkan masa depan secara matang, baik secara mental maupun aktivitas produktif. Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar masa pensiun tetap dijalani dengan sehat, bahagia, dan bermakna.

Sementara itu, BKPSDM Kabupaten Kuningan melaporkan bahwa kegiatan penyerahan SK pensiun ini merupakan bentuk kepastian hukum atas hak kepegawaian ASN sekaligus penghormatan negara atas dedikasi yang telah diberikan selama puluhan tahun.

Dari total 186 ASN yang menerima SK pensiun BUP TMT 1 April hingga 1 Juni 2026, mayoritas berasal dari jabatan fungsional, disusul pelaksana, pengawas, administrator, hingga JPT Pratama. Kegiatan tersebut turut melibatkan PT Taspen Cabang Cirebon dan Bank BJB Kuningan sebagai mitra layanan pasca-pensiun.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kuningan berharap proses purna bakti tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi juga momentum transisi yang bermartabat, baik bagi ASN yang pensiun maupun bagi organisasi pemerintahan yang terus berbenah. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *