Akselerasi Literasi, Disarsipus Kuningan Gelar Sosialisasi IPLM dan Pemutakhiran Data TBM
KARTINI (Kuningan) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarsipus) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Sosialisasi Pendataan IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat) dan TKM (Tingkat Kegemaran Membaca) Tahap I” serta Rapat Pemutakhiran Data Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Acara yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa, (14/4/2026), bertempat di Aula Desa Purwawinangun ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta. Terdiri dari Perpustakaan Desa, Perpustakaan Sekolah/Madrasah ( SD, SMP/MTs ) serta para pegiat literasi yang tergabung dalam Forum TBM Kabupaten Kuningan sebagai mitra strategis pemerintah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan, Moh. Mamad Abdushomad, SE., M.Si. mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendataan yang akurat merupakan kunci utama dalam memetakan kekuatan literasi di daerah.
“Data IPLM dan TKM bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari kualitas sumber daya manusia kita di Kuningan. Sinergi antara pustakawan sekolah dan pengelola TBM sangat krusial. Kami berharap melalui pemutakhiran data ini, kebijakan pengembangan literasi ke depan dapat lebih tepat sasaran,” tuturnya saat membuka acara.

Memasuki sesi inti, Muhammad Fickry, S.I.Pust. selaku Pustakawan di Disarsipus Kuningan, memberikan paparan mendalam mengenai instrumen pendataan IPLM dan TKM. Beliau menjelaskan bahwa indikator keberhasilan literasi kini diukur melalui berbagai aspek, mulai dari pemerataan layanan perpustakaan, kecukupan koleksi, hingga keterlibatan masyarakat dalam kegiatan literasi di lingkungan masing-masing.
Kehadiran para pegiat TBM memberikan warna tersendiri dalam diskusi ini. Salah satu respon positif datang dari Tety Triana, S.Pd., pengelola Rumah Baca Pustaka Redila dari Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Disarsipus Kuningan yang merangkul TBM hingga ke tingkat desa. Pendataan ini membuat kami merasa diakui dan didukung sebagai mitra pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat. Dengan data yang sinkron, kami berharap dukungan sarana dan prasarana untuk ruang baca di pelosok desa semakin diperhatikan,” ungkap Tety Triana.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara pustakawan sekolah dan pihak dinas. Melalui kegiatan ini, Kabupaten Kuningan optimis dapat terus meningkatkan peringkat literasi di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun Nasional. (vr)***










