Forum TBM Kuningan Rumuskan Program Strategis 2026-2031

KARTINI (Kuningan) – Bertempat di suasana hangat TBM Pondok Kata RZ, Desa Bojong, Kecamatan Kramatmulya, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Kuningan sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana untuk formasi kepengurusan periode 2026-2031 pada Jumat (8/5/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para penggiat literasi di Kuningan untuk menyatukan visi dan merumuskan langkah nyata lima tahun ke depan. Raker yang dihadiri oleh perwakilan TBM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan ini berlangsung dinamis dengan sesi dengar pendapat dan penjaringan aspirasi.

Menanggapi kebutuhan mendesak di lapangan, Forum TBM Kuningan sepakat untuk segera merealisasikan beberapa program unggulan jangka pendek, di antaranya:

  1. Anjangsana TBM: Memperkuat jejaring dan silaturahmi antar-pengelola melalui kunjungan rutin.
  2. Pelatihan Manajemen & Labeling: Meningkatkan kapasitas pengelola dalam tata kelola perpustakaan dan standardisasi koleksi pustaka.
  3. Lapak Buku Area Publik: Menghadirkan akses bacaan di pusat-pusat keramaian guna mendekatkan buku kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini turut dikawal langsung oleh jajaran penasihat Forum TBM Kuningan. Riki Irfan, ST., M.Si., dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para pengurus baru. “Raker ini adalah fondasi. Saya melihat semangat kolaborasi yang luar biasa untuk menghidupkan ekosistem literasi yang lebih modern di Kuningan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Jaenal Mutakin, M.Pd., menekankan pentingnya keberlanjutan program. “Kekuatan TBM ada pada akar rumput. Saya sangat mendukung program pelatihan manajemen karena tertib administrasi akan membuat TBM kita lebih profesional dan dipercaya publik,” tambahnya.

Ketua Forum TBM Kuningan terpilih, Vera Verawati, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini menjadi wadah yang inklusif dan progresif. Ia menekankan bahwa formasi baru ini akan bekerja dengan prinsip kegotongroyongan.

“Kami tidak ingin sekadar ada, tapi ingin berdampak. Program yang kami susun, seperti pelatihan labeling dan lapak buku, adalah jawaban atas kebutuhan kawan-kawan pengelola di lapangan. Saya berkomitmen penuh untuk memastikan Forum TBM Kuningan menjadi motor penggerak literasi yang aktif dan solutif bagi masyarakat,” tegas Vera.

Raker ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kolektif untuk segera mengeksekusi program kerja yang telah disepakati demi Kuningan yang lebih literat. (vr)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *