Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/SiRUP 2026 Jadi Sorotan, Kebutuhan Mendesak atau Sekadar Tren?
BeritaSosial Ekonomi

SiRUP 2026 Jadi Sorotan, Kebutuhan Mendesak atau Sekadar Tren?

By admin_kartini
Mei 11, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Munculnya rencana pengadaan perangkat komunikasi dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun Anggaran 2026 milik Pemerintah Kabupaten Kuningan memicu diskusi di tengah masyarakat. Di saat efisiensi anggaran sering didengungkan, rencana belanja perangkat mobile ini memunculkan pertanyaan mengenai skala prioritas pembangunan daerah.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Pemkab Kuningan segera memberikan klarifikasi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Drs. Ucu Suryana, M.Si., berkilah bahwa rencana tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, perangkat komunikasi baru diperlukan untuk menunjang transformasi digital dalam pelayanan publik.

“Pemanfaatan perangkat mobile dipertimbangkan karena dinilai lebih praktis dan efisien dalam mendukung proses dokumentasi, pengolahan konten digital, hingga distribusi informasi dalam satu perangkat kerja,” ujar Ucu, Minggu (10/5/2026).

Meski diklaim sebagai langkah efisiensi kerja lapangan untuk pengolahan konten pemerintah, publik tetap menyoroti apakah pengadaan ini benar-benar mendesak di tengah tantangan ekonomi daerah yang masih memerlukan penanganan di sektor-sektor fundamental lainnya.

Senada dengan Diskominfo, Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kuningan turut angkat bicara. Melalui Kasubag Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa, M. Pamudji, SE., MM., pemerintah menekankan bahwa data yang muncul di SiRUP hanyalah bentuk keterbukaan informasi.

Pamudji menegaskan bahwa apa yang tertera dalam sistem tersebut belum tentu akan dieksekusi sepenuhnya.

“Paket yang tampil pada SiRUP masih berupa rencana pengadaan dan belum tentu seluruhnya terealisasi, karena masih dapat berubah sesuai hasil evaluasi, prioritas kebutuhan, serta kebijakan anggaran daerah,” jelas Pamudji mewakili Plt. Kabag Pengadaan Barang/Jasa, Wawan Setiawan.

Walaupun pemerintah menjamin bahwa proses pengadaan akan mengedepankan prinsip value for money dan akuntabilitas, pengamat kebijakan publik menilai pengawasan masyarakat melalui SiRUP adalah langkah awal yang krusial.

Pemerintah daerah kini ditantang untuk membuktikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan untuk “perangkat komunikasi” tersebut memang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan layanan masyarakat, bukan sekadar pembaruan gaya hidup digital birokrasi.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu rincian lebih lanjut mengenai spesifikasi dan total anggaran yang dialokasikan, guna memastikan belanja daerah di tahun 2026 tidak terjebak pada pemborosan yang minim urgensi. (vr)

Tags:

BelanjaMobilePerangkatSiRUP
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Batalkan Anggaran Rp. 300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Karena Rawan Korupsi

keys with message
Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho