Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Lantik Dewan Kebudayaan 2026-2030, Budaya Bukan Masa Lalu, Tapi Arah Masa Depan.
BeritaSeni & Budaya

Lantik Dewan Kebudayaan 2026-2030, Budaya Bukan Masa Lalu, Tapi Arah Masa Depan.

By admin_kartini
Mei 13, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa kebudayaan tidak boleh hanya dipandang sebagai romantisme masa lalu, melainkan harus menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif. Hal ini ditegaskan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat melantik pengurus Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 di Pendopo Kuningan, Selasa (12/5/2026).

Dalam prosesi yang dihadiri tokoh lintas sektor tersebut, Bupati Dian menekankan pentingnya mengubah aset budaya menjadi daya tarik wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelakunya.

Bupati Dian menyoroti tantangan klasik yang dihadapi para penggiat seni. Baginya, kreativitas sulit berkembang jika kesejahteraan para pelakunya terabaikan.

“Budaya itu harus hidup, harus menjadi atraksi dan tontonan yang memberi kesejahteraan bagi seniman. Tidak mungkin seniman berkarya maksimal di bawah tekanan ekonomi,” ujar Dian lugas.

Targetnya jelas, menjadikan Kuningan memiliki ikon budaya yang kuat. Wisatawan yang datang nantinya diharapkan tidak hanya sekadar menikmati panorama Gunung Ciremai, tetapi juga merasakan “jiwa” Kuningan melalui pagelaran seni yang rutin dan terkelola dengan profesional.

Sebagai komitmen nyata, Pemkab Kuningan kini tengah menyiapkan “rumah” bagi para kreator lokal. Rencana pembangunan Balai Budaya Kuningan di kawasan eks Kawedanan Kadugede akan diproyeksikan sebagai pusat aktivitas seni, festival budaya, hingga ruang kreatif bersama.

Pemerintah Kabupaten Kuningan juga tengah mematangkan proyek pembangunan Balai Budaya di area eks Kawedanan Kadugede. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi hub atau pusat pelestarian seni yang terintegrasi, mulai dari panggung pertunjukan hingga ruang inkubasi bagi komunitas kreatif. Selain infrastruktur baru, pemerintah juga berkomitmen merevitalisasi gedung kesenian yang ada guna menyediakan ruang yang lebih representatif bagi para seniman dalam melahirkan karya-karya inovatif secara berkelanjutan.

Bupati Dian berambisi menjadikan kekayaan tradisi sebagai identitas pembeda yang memperkuat posisi Kuningan di peta pariwisata nasional. Ia ingin wisatawan yang berkunjung mendapatkan pengalaman batin yang mendalam melalui suguhan seni khas daerah, bukan sekadar menikmati keindahan alam pegunungan. Menutup pesannya, ia mengajak seluruh elemen Dewan Kebudayaan untuk bersinergi membangun ekosistem yang sehat, di mana budaya lokal tidak hanya terjaga keasliannya, tetapi juga mampu beradaptasi sebagai kekuatan masa depan daerah. (vr)***

Tags:

bupati kuninganDewan KebudayaanPelantikan
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Pangkas Makelar Pangan, GPM ‘DIRAHMATI’ Kuningan Hubungkan Petani Langsung ke Dapur Warga

Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho