Wujudkan Generasi Emas Bersinar, Karang Taruna Harus Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

KARTINI – Penyalahgunaan obat-obat terlarang semakin memprihatinkan dan peredarannya semakin masif, dan Karang Taruna harus menjadi salah satu kelompok garda terdepan dalam mengurangi obat terlarang tersebut.

Demikian ditegaskan Dedy Nuryadi, SE., Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna yang diselenggarakan di Aula Kelembagaan Kelurahan Cipari, Rabu (24/9).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Peran Karang Taruna Sebagai Garda Terdepan dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba’, menegaskan komitmen pemerintah kelurahan dalam membekali generasi muda agar lebih tangguh menghadapi ancaman narkoba.

“Peningkatan kapasitas Karang Taruna ini bukan hanya untuk memperkuat organisasi, tetapi juga untuk membekali pemuda agar siap menghadapi tantangan nyata di masyarakat, termasuk ancaman narkoba. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, Karang Taruna Cipari bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungannya tetap sehat dan produktif,” ujar Elin Errislinda, S IP, Plt Lurah Cipari, saat memberikan sambutan.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Cipari, Bapak Diding Kusnadi, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena membuka wawasan dan menambah bekal untuk seluruh anggota Karang Taruna. Harapan kami, semangat anti narkoba tidak hanya berhenti di ruangan ini, tapi bisa dibawa ke lingkungan masyarakat sehingga Cipari benar-benar bersih dari narkoba,” kata Diding.

Pemateri dari BNNK, Dedy Nuryadi, didampingi Rizha Nursyachfijar, S.M., juga memaparkan jenis-jenis narkoba yang marak di masyarakat, dampak buruk penyalahgunaan terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, serta pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan di lingkungannya.

“Kami berharap pengetahuan yang diterima hari ini dapat diteruskan oleh Karang Taruna kepada rekan-rekan sebaya. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga merusak masa depan generasi muda. Pencegahan akan lebih efektif bila dimulai dari lingkungan terdekat, dan peran pemuda sangat menentukan keberhasilan gerakan Kelurahan Bersinar,” tegas Dedy.

Sebanyak 53 peserta yang terdiri dari anggota Karang Taruna dan remaja Kelurahan Cipari terlihat sangat antusias. Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab seputar masalah narkoba di kalangan remaja. Antusiasme ini mencerminkan tingginya kepedulian generasi muda Cipari untuk ikut serta menjadi garda terdepan dalam gerakan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).

Kegiatan berjalan lancar dan berhasil memperkuat kolaborasi antara BNNK Kuningan, Pemerintah Kelurahan Cipari, dan Karang Taruna. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk menjadikan Cipari sebagai Kelurahan Bersinar sekaligus mendukung terwujudnya Kuningan Bersinar. (red)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *