Bupati Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Perdamaian, Kemaslahatan
Demi Perbaikan dan Kemajuan Kabupaten Kuningan
KARTINI – Tanggal 20 Februari 2025 merupakan tanggal yang bersejarah bagi Masyarakat Kabupaten Kuningan, dimana pada tanggal tersebut pasangan Bupati Wakil Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Tuti Andriani, S.H., M.Kn dilantik oleh Prabowo Subianto untuk periode 2025 – 2030.
Selepas pelantikan pasangan Bupati Wakil Bupati Kuningan langsung tancap gas dengan mencanangkan program 100 hari kerja yang menandai dimulainya semangat baru dalam membangun Kuningan. Berbagai program dikerjakan dan membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Tidak cukup di 100 hari kerja, pekerjaan itu pun dilanjutkan penuh semangat dengan kekompakan pasukan ASN disetiap lini pemerintahan.
Perbaikan 117 Ruas Jalan Menyasar Seluruh Kecamatan
Anggaran memang sedang menjadi permasalahan serius yang dihadapi Pemkab Kuningan tahun ini. Akan tetapi, bukan menjadi satu penghalang terus menggali sumber-sumber anggaran untuk kepentingan masyarakat Kuningan. Jalan adalah salah satu fasilitias umum yang sangat urgen dibutuhkan masyarakat Kuningan saat ini, dan Bupati Dian pun secara bertahap terus memperbaiki ruas-ruas jalan yang rusak.
Target 100 hari bisa menyelesaikan 100 km jalan yang rusak ternyata dalam kenyataannya dapat dicapai sepanjang 136 Km, sebuah capaian yang sangat membanggakan. Selesai sudah 100 hari, tapi ternyata ada dana untuk Kuningan dari kementrian, dan Bupati Dian pun akan segera memperbaiki ruas-ruas jalan yang tersebar di 32 kecamatan. Menurut Kepala Dinas PUTR, Ir. I Putu Bagiasna MT, sedikitnya ada 117 ruas jalan atau sepanjang 47 kilometer akan diperbaiki tahun 2025 dengan anggaran sekira Rp37 milyar.
93 Persen Tunda Bayar Bisa Diselesaikan
Tunda Bayar selalu menjadi isu menarik pada beberapa tahun terakhir, dan di pundak kepemimpinan Bupati Dian dan Wabup Tuti adalah hal yang harus diselesaikan secara maraton. Terbukti di tahun 2025, menurut Kepala BPKAD Kuningan, Deden Kurniawan, progress pembayaran tunda bayar kegiatan 2024 cukup menggembirakan, bisa mencapai hingga Rp 89,8 milyar atau 93 persen. Deden pun menepis jika itu ditutupi dari pinjaman jangka menengah, karena penyelesaian tunda bayar itu selesai sebelum skema pinjaman jangka menengah dilakukan.
Skema yang digunakan untuk menyelesaikan tunda bayar yaitu dengan melakukan efesiensi pengeluaran dan percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025. Sedangkan pinjaman jangka menengah skemanya untuk menyeimbangkan neraca APBD dari defisit hutang jangka pendek lainnya. Karena selain tunda bayar hutang tahun lalu, kewajiban TPP dan TPG serta dan lainnya harus segera diselesaikan. Melihat sisa tunda bayar yang hanya sekitar 7 persen lagi maka tentunya kita optimis Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat menyelesaikan tunda bayar ini dalam waktu yang tidak lama.
Lapor Kuningan Melesat
Untuk menampung berbagai keluhan masyarakat, Bupati – Wakil Bupati Kuningan pun telah membuka saluran komunikasi dengan masyarakat melalui program Lapor Kuningan Melesat dengan Platform WhatsApp 0813-8981-3999. Bupati Dian menginginkan aspirasi dan keluhan langsung dari masyarakat tersampaikan, sehingga platform WhatsApp yang terhubung dengan dinas terkait bisa langsung direspon oleh pemerintah/dinas terkait.
Di bidang ketenagakerjaan sebagai penopang perekonomian masyarakat, Bupati mencanangkan dalam 100 hari kerja akan membuka 1000 lowongan kerja dan setelah sampai 100 hari kerja dapat terserap sejumlah 1.755 tenaga kerja yang tersebar di 40 perusahaan. Di bidang pelayanan catatan sipil melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah berhasil dilayani sejumlah 74.852 dokumen melalui program layanan satu jam. Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terutama masyarakat kurang mampu telah dicanangkan pemasangan 100 kran gratis dan melalui PDAM telah terpasang 85 kran gratis untuk warga miskin, 13 mushola dan 2 pesantren.
Sebagai daerah agraris Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) terus melakukan teerobosan-terobosan dalam rangka meningkatkan hasil pertanian dan mengefisiensikan biaya pertanian, selain mendatangkan mesin-mesin canggih dari Kementrian Pertanian Diskatan Kabupaten Kuningan juga mengadakan uji coba-uji coba metode penanaman padi. Seperti metode TABELA (Tanam Benih Langsung) yang diuji cobakan di desa Sindangsuka Kecamatan Luragung pada tanggal 12-06-2025 di lahan seluas 2 Hektar. Metode Tabela bertujuan untuk efisiensi biaya pengolahan pertanian dimana petani tidak lagi menyemai benih padi di persemaian kemudian dipindahkan ke lahan pertanian akan tetapi petani langsung menanam benih padi di lahan pertaniannya sehingga menghemat biaya pengolahan pertanian.
Ajak Masyarakat Doa Untuk Kuningan Damai
Refleksi Milangkala Kuningan, istighosah dan doa bersama menjadi pesan spiritual yang baik dilakukan oleh masyarat Kuningan maupun pemerintah. Penuh khusyuk, Bupati Dian mengajak kepada seluruh warga Kuningan berdoa untuk kemaslahatan, kedamaian, keamanan dan kemajuan Kabupaten Kuningan. Fenomena baru pun mewarnai media sosial di Kabupaten Kuningan. Pengguna Medos pasang status, unggahan feed, hingga video pendek berseliweran dengan seruan #KuninganAman dan #KuninganDamai. Warga dari berbagai kalangan kompak menyuarakan pesan kedamaian dan persatuan di tengah dinamika aspirasi masyarakat.
Gelombang doa, imbauan, dan kampanye damai di ruang digital ini memperlihatkan kesadaran kolektif masyarakat Kuningan. Semua berharap, setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum bisa berjalan aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi persaudaraan. Lantunan doa pun menggema di sepanjang Jalan Siliwangi depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (31/8/2025). Ribuan warga bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan unsur Forkopimda larut dalam Istighosah dan Doa Bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Kegiatan penuh kekhidmatan itu menjadi wujud ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, ketertiban, serta kedamaian di tengah situasi bangsa yang tengah diwarnai aksi demonstrasi di berbagai daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Pj. Sekda Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK., M.Si., Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., para tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai lapisan.
“Melalui istighosah ini, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar Kuningan senantiasa aman, tertib, dan damai. Saya mengajak seluruh warga untuk menguatkan spirit KOTA KUDA (Kondusif, Tertib, Aman, dan Kuningan Damai),” ajak Bupati Dian.
Suasana khusyuk semakin terasa saat doa-doa dipanjatkan, menjadi penanda tekad masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan menolak segala bentuk perpecahan. Harapan yang sama mengalir dari warga agar Kuningan senantiasa diberkahi, tetap kondusif, aman, dan sejahtera. (red)***










