Ramadan Satukan Buruh dan Pemerintah di Kuningan, KSPSI Dorong Kepedulian Sosial dan Iklim Investasi Sehat

KARTINI (Kuningan) -Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat kolaborasi antara gerakan pekerja, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kabupaten Kuningan. Hal itu terlihat dalam kegiatan Senandung Ramadan dan Buka Puasa Bersama yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Kabupaten Kuningan di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan tersebut dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, hingga para pekerja dari berbagai sektor.

Acara berlangsung hangat dengan nuansa kebersamaan, terlebih ketika penyanyi religi nasional Opick membawakan sejumlah lagu islami yang turut menyemarakkan suasana Ramadan.

Namun lebih dari sekadar kegiatan buka puasa bersama, acara ini juga menjadi ruang untuk menegaskan peran organisasi buruh dalam membangun kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, KSPSI turut memberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa gerakan pekerja memiliki peran yang lebih luas dari sekadar memperjuangkan hak-hak buruh.

Menurutnya, Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat nilai empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Gerakan buruh hari ini tidak hanya berbicara tentang perjuangan hak pekerja, tetapi juga memberi inspirasi tentang kepedulian sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dian juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea atas kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Kuningan, termasuk perannya dalam membantu memulangkan warga Kuningan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Kamboja.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian dan kontribusi Kang Andi Gani Nena Wea,” kata Dian.

Selain itu, Bupati Dian turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 kepada KSPSI dan berharap organisasi pekerja tersebut terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga stabilitas daerah.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kuningan saat ini tengah membuka peluang investasi baru, salah satunya melalui rencana pengembangan kawasan industri seluas sekitar 200 hektare yang diproyeksikan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

“Kami berharap dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk KSPSI, untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi pekerja, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam membangun hubungan industrial yang sehat.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan industri di Kabupaten Kuningan harus tetap menjaga keseimbangan dengan kawasan konservasi yang menjadi kekuatan daerah.

“Kuningan tidak boleh menutup diri dari investasi, tetapi konservasi harus tetap dijaga. Industri dan lingkungan harus berjalan seimbang,” kata Andi Gani.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ia juga mengingatkan perusahaan agar memenuhi kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja secara tepat waktu. Menurutnya, keterlambatan atau tidak dibayarkannya THR dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan pekerja dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang telah disiapkan.

Melalui kegiatan Senandung Ramadan ini, KSPSI berharap kebersamaan antara pekerja, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *