Mengeja Makna
Sepasang netra mengeja noda
Sedangkan kalbu ratapi rasa
Berlipat luput menampar mulut
Adakah esok lisanmu menari lembut
Duhai jiwa,
Bisikanlah kegaduhan indera
Tentang tatap yang khianati harap
Tentang dengar yang tutupi benar
Tentang kata yang ciptakan lara
Duhai jiwa,
Senyapkanlah segala riuh
Biarkan peluhmu berlabuh
Semoga hening mengantarkan bening
Hingga telagamu kembali menjadi cermin
Jelagamu akan terbasuh suaka
Dan mimpimu terbangunkan cita
Sementara sudut asa bertabur doa
Cahaya kecil terangi semesta
S. Nury_15062026
Bio Narasi Penulis :
S. Nury. Kelahiran Kuningan, seorang Ibu rumah tangga yang tercatat sebagai Tenaga Pendidik di SMP IT Anwarul Huda. Meski tidak mengambil Jurusan Sastra, alumni Universitas Pendidikan Indonesia ini sangat mencintai Puisi. Baginya puisi adalah teman berbincang yang menenangkan. Ia dapat disapa di facebook Sri Nuryani dan Ig Sri Nuryani21.










