Malam Tahun Baru di Kuningan Lebih Tenang, Aktivitas Warga dan UMKM Alami Penurunan
KARTINI (Kuningan ) – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kuningan berlangsung lebih tenang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Minimnya kepadatan lalu lintas dan berkurangnya keramaian di pusat kota menjadi gambaran suasana malam tahun baru yang dirasakan langsung oleh masyarakat, Rabu malam (31/12/2025).
Pantauan situasi di sejumlah titik strategis wilayah kota menunjukkan arus lalu lintas relatif lancar tanpa kepadatan berarti. Kondisi tersebut juga berdampak pada aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang biasanya mengalami lonjakan pembeli saat malam tahun baru, namun kali ini justru terlihat lebih sepi.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan bahwa menurunnya intensitas perayaan kemungkinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi cuaca hujan serta melemahnya daya beli masyarakat. Fenomena serupa, menurutnya, juga terjadi di beberapa daerah lain.
“Memang terlihat ada perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Bisa jadi karena hujan atau juga karena daya beli masyarakat yang menurun. Di daerah lain pun saya melihat kondisi yang hampir sama,” ujarnya.

Meski demikian, suasana malam pergantian tahun tetap berjalan aman dan kondusif berkat kesiapsiagaan aparat gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Sinergi lintas sektor tersebut memastikan masyarakat yang tetap beraktivitas dapat merayakan malam tahun baru dengan rasa aman dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap situasi yang lebih tenang ini dapat menjadi momentum refleksi bersama, sekaligus mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan, khususnya bagi pelaku UMKM yang terdampak penurunan keramaian pada momen pergantian tahun. (vr)










