Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Roman/Ketika Dunia Murka
aerial view of hurricane destruction in urban area
Roman

Ketika Dunia Murka

By admin_kartini
Januari 28, 2026
0

Berpasang sayap  diciptakan, menerka-nerka barangkali bahagia menyatu bersama udara yang disulap jadi pintalan kapas putih biru. Malang, kegelapan yang menjadi hujan dan badai menyapu seluruh asa. Tinggalkan puing-puing yang terapung bersama jasad-jasad tak bertuan.

Jerit langit berabad-abad tertahan, kini meledak sudah. Deras tanpa henti menjadi aliran air mata. Kepingan Nurani dalam senyap lantunkan doa-doa kehilangan. Bendera merah putih yang terpancang di halaman sekolah beratap seng pun diterbangkan amarah.

Berkali-kali isyarat Tuhan dileburkan longsor, banjir, gempa bumi, gunung meletus hingga sunami. Tapi kesadaran itu seperti tulisan mati yang terpasang pada spanduk-spanduk kampanye para pendusta. Sedang yang bersungguh-sungguh merawat bumi, perlahan tubuhnya keropos oleh usia.

Tuhan…

Jika ratap ini sia-sia, sudi kiranya beri waktu untuk melembutkan hati. Mereka yang atas nama kekuasaan, menemukan cintaMu. Agar tidak lagi mencipta perang saudara, tidak lagi mencipta senjata penghancur masa yang dibungkus sutra bernama teknologi dan digitalisasi.

Jika hal-hal lamban mampu menjaga keseimbangan, haruskah perubahan justru mempercepat datangnya  hari akhir dari segala kehidupan.  Ketika saat itu tiba, bukankah tidak ada satu kekuatan mampu mencegahnya selain  sesal yang terlambat.

Kuningan, 28 januari 2026

Ditulis oleh Vera Verawati

Tags:

PenulisPuisiSenandikaVera Verawati
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Jelang HPN, PWI Kuningan Dorong Peran Pers Jaga Lingkungan Lewat Diskusi Panel dan Aksi Nyata

Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho