Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Investasi Rp150 Miliar Masuk Cihirup, Warga Diminta Cermat Awasi Dampak Lingkungan
BeritaSosial Ekonomi

Investasi Rp150 Miliar Masuk Cihirup, Warga Diminta Cermat Awasi Dampak Lingkungan

By admin_kartini
Februari 20, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Rencana pembangunan 20 kandang ayam sistem closed house oleh PT New Hope Farm Indonesia di Blok Cibeulut, Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, resmi disosialisasikan di Aula Desa Cihirup. Di balik nilai investasi yang disebut mencapai lebih dari Rp150 miliar, perhatian publik kini tertuju pada sejauh mana pengawasan lingkungan dan keterlibatan warga benar-benar dijalankan.

Proyek ini menjadi yang ketiga di Kabupaten Kuningan setelah sebelumnya hadir di Desa Cikeusik dan Panyosogan. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menilai keberlanjutan investasi tersebut sebagai bukti bahwa daerah dinilai kondusif dan ramah bagi investor. Namun ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan perizinan, dokumen lingkungan, hingga persyaratan teknis wajib dipenuhi sebelum pembangunan fisik dimulai.

Pernyataan itu menjadi poin krusial. Sebab, proyek peternakan skala besar dengan populasi sekitar 160.000 ekor parent stock bukan sekadar urusan ekonomi, tetapi juga menyangkut daya dukung lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

General Manager perusahaan, Wu Hui, memastikan sistem kandang tertutup modern yang digunakan diklaim mampu meminimalkan bau dan gangguan lalat. Model breeding parent stock yang dikembangkan, menurutnya, juga ditujukan untuk mendukung peternak kecil melalui penyediaan bibit ayam berkualitas.

Meski demikian, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa keberhasilan sistem closed house sangat bergantung pada konsistensi pengelolaan limbah, kontrol ventilasi, serta pengawasan operasional jangka panjang. Tanpa pengawasan ketat dan transparansi data lingkungan, klaim minim dampak bisa menjadi perdebatan di kemudian hari.

Camat Ciawigebang, R. Didin Imam Reapdiantoro, mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi melalui mekanisme resmi agar persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah. Ajakan ini membuka ruang partisipasi publik, namun efektivitasnya akan sangat ditentukan oleh keterbukaan informasi dari pihak perusahaan maupun pemerintah.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal. Namun bagi warga Cihirup, pertanyaannya bukan hanya tentang besarnya investasi atau peluang kerja yang dijanjikan. Yang lebih penting adalah bagaimana memastikan proyek berjalan sesuai aturan, diawasi secara berkala, dan tidak meninggalkan persoalan lingkungan di masa depan.

Investasi boleh datang dan berkembang, tetapi kepercayaan publik hanya tumbuh jika komitmen pada aturan dan keberlanjutan benar-benar ditepati—bukan sekadar disampaikan dalam forum sosialisasi. (vr)

Tags:

Desa CihirupPT.New Hope Farm IndonesiaWabup Kuningan
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Saat Majelis Ulama Indonesia dan LPPL Radio Kuningan FM Menghidupkan Dakwah Lewat Frekuensi 100.5 FM

Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho