Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Produksi Jagung Pakan Kuningan Meningkat, Namun Tantangan Produktivitas Masih Mengintai
BeritaSosial Ekonomi

Produksi Jagung Pakan Kuningan Meningkat, Namun Tantangan Produktivitas Masih Mengintai

By admin_kartini
Maret 3, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Pemerintah daerah melalui Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong pengembangan jagung pakan sebagai komoditas strategis. Namun di balik optimisme tersebut, sejumlah catatan terkait produktivitas dan konsistensi data produksi masih menjadi perhatian dalam menjaga keberlanjutan program.

Panen jagung pakan yang digelar di lahan BUMDes Nanjung Holtikultura, Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Sabtu (27/2/2026), dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi pertanian dan mendukung industri peternakan lokal.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, sepanjang 2025 luas tanam jagung mencapai 3.189 hektare dengan luas panen 3.039 hektare. Total produksi tercatat 17.556 ton dengan produktivitas rata-rata 57,83 kuintal per hektare.

Sementara pada Januari–Februari 2026, luas tanam tercatat 83 hektare dengan luas panen 1.489 hektare dan produksi 8.015 ton. Produktivitas rata-rata berada di angka 53,83 kuintal per hektare. Meski produksi awal tahun dinilai menjanjikan, penurunan produktivitas dibanding rata-rata tahun sebelumnya menunjukkan perlunya evaluasi teknis, terutama menghadapi faktor cuaca dan efisiensi budidaya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menyatakan jagung pakan memegang peran penting dalam rantai pasok pangan, khususnya sebagai bahan baku utama pakan ternak unggas dan ruminansia. Stabilitas pasokan dinilai berpengaruh langsung terhadap harga protein hewani di pasaran.

Di tingkat desa, pengelolaan oleh BUMDes menjadi model penguatan ekonomi lokal. Kepala Desa Geresik, Farman (Ipong), menyebut pendampingan teknis sejak masa tanam membantu meningkatkan kepercayaan diri petani serta mendorong produktivitas.

Namun, sejumlah pengamat menilai bahwa penguatan hilirisasi tidak cukup hanya dengan peningkatan luas tanam dan seremoni panen. Konsistensi produktivitas, kepastian serapan hasil oleh industri pakan, serta perlindungan harga di tingkat petani menjadi faktor krusial agar program ini benar-benar berdampak jangka panjang.

Di tengah perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas, keberhasilan pengembangan jagung pakan di Kuningan akan sangat ditentukan oleh kemampuan menjaga efisiensi produksi sekaligus memastikan rantai distribusi berjalan stabil. Tanpa itu, target kemandirian pangan daerah berpotensi menghadapi tantangan yang tidak ringan. (vr)

Tags:

Desa GeresikHilirasiJagungKadiskatan KuninganProduktivitas
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

low angle shot of a tall tree with green leaves
Next

Quotes Hari Ini

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho