Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Hentikan Ritus “Asal Upload”, Diskominfo Kuningan Gembleng 75 Admin Medsos Agar Tak Gagap Kelola Aduan Warga
BeritaPolitik & Pemerintahan

Hentikan Ritus “Asal Upload”, Diskominfo Kuningan Gembleng 75 Admin Medsos Agar Tak Gagap Kelola Aduan Warga

By admin_kartini
Agustus 28, 2026
0

KARTINI (Kuningan) — Kultur pengelola media sosial (medsos) pemerintah daerah yang kerap terjebak sekadar mengunggah dokumentasi seremoni kini dirombak total. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan menggembleng sekitar 75 admin medsos dari seluruh SKPD, kecamatan, hingga Sekretariat Daerah dalam pelatihan peningkatan kapasitas di Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI), Kamis (27/8/2026).

Langkah ini diambil untuk mengikis stigma akun humas pemerintah yang kaku, lambat merespons, dan kerap kali terisolasi dari riuhnya aduan warga di ruang digital. Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kuningan, Nana Suhendra, M.Pd., menegaskan bahwa tugas admin medsos instansi pemerintah bukan lagi sekadar pekerjaan sampingan untuk memenuhi tenggat formalitas bulanan.

“Pekerjaan admin medsos ini menyita waktu. Terkadang harus menjawab komentar di luar jam kerja, siang maupun malam. Tugas kita bukan sekadar posting, melainkan mengelola informasi menjadi sederhana, cepat, dan responsif terhadap aduan masyarakat,” ujar Nana.


Pelatihan yang menghadirkan pakar konten kreatif Dr. Sigit Setya Kusuma dan praktisi manajemen konten Rizki Aly Santosa ini menyinggung sisi krusial. Bagaimana informasi resmi pemerintah bersaing dengan arus informasi liat dan godaan clickbait di internet.

Melalui arahan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang dibacakan Sekretaris Diskominfo Cece Hendra Crissianto, Pemkab menekankan pentingnya keseragaman narasi publik (single-narrative). Setiap unggahan dinas maupun kecamatan harus bersifat resmi, terbebas dari provokasi, serta memenuhi prinsip standar jurnalistik (5W+1H) agar layak dikutip media massa.

Bupati meminta seluruh akun instansi proaktif menyebarluaskan capaian pembangunan, klarifikasi hoaks, hingga respons penanganan bencana—bukan sekadar sibuk memajang foto pejabat.


Langkah Diskominfo mendidik puluhan admin medsos ini menjadi angin segar bagi transparansi publik di Kabupaten Kuningan. Namun, tantangan terbesarnya justru terletak pada eksekusi pascatraining.

Selama ini, kanal aduan warga melalui medsos dinas kerap buntu di tingkat birokrasi teknis. Kecepatan admin merespons komentar warga malam hari sering kali tidak diimbangi oleh kecepatan eksekusi lapangan dari pejabat berwenang. Pelatihan ini menaruh harapan besar. Apakah 75 admin yang digembleng ini sanggup mengubah akun medsos Pemkab Kuningan menjadi ruang layanan publik yang benar-benar hidup dan solutif, atau sekadar berganti gaya visual namun tetap kaku secara pelayanan? Warganet Kuningan yang kini memegang kendali penilainnya. (vr)**

Tags:

AdminDiskominfo KuninganIKPKabidMedsos
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Pangkas Birokrasi via “Fiktif Positif”, Pemkab Kuningan Tutup Celah Usaha Bodong lewat PP 28/2025

Next

Lebih dari Sekadar Bagi-Bagi Telur, Pemkab Kuningan & 16 Perusahaan Unggas Keroyokan Lawan Stunting

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho