Atlet Kuningan Siap Ukir Prestasi, Jadikan Porsenitas dan Pornas Ajang Kebersamaan Antar Daerah

KARTINI – Semangat kebersamaan dan tekad mengharumkan nama daerah terpancar dari raut wajah para atlet, pelatih, dan seniman Kabupaten Kuningan yang dilepas menuju dua ajang bergengsi: Porsenitas XII di Indramayu dan Pornas XVII KORPRI 2025 di Palembang, Senin (6/10/2025).

Pelepasan yang berlangsung di Halaman Kantor Pemda Kuningan itu menjadi momen penuh haru dan kebanggaan. Ratusan peserta berdiri tegap mengikuti apel pagi bersama Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati, Pj Sekda, Ketua DPRD, serta jajaran pemerintah daerah.

Bagi para atlet, keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang mempererat persaudaraan antarwilayah dan menunjukkan jati diri Kuningan sebagai daerah yang menjunjung tinggi sportivitas dan kreativitas.

“Kami bukan hanya membawa nama daerah, tapi juga semangat masyarakat Kuningan. Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak berprestasi,” ujar salah satu atlet Pickleball, dengan penuh keyakinan.

Kabupaten Kuningan sendiri mengirim 88 atlet untuk berlaga di Porsenitas XII “Kunci Bersama” di Indramayu pada 7–11 Oktober 2025. Mereka akan turun di sepuluh cabang olahraga, mulai dari tenis lapangan, bulu tangkis, tenis meja, hingga pickleball dan voli pasir.

Selain itu, tim kesenian dan pameran produk unggulan daerah juga turut serta, menampilkan kekayaan seni, budaya, dan potensi ekonomi kreatif Kuningan.

Di ajang Pornas XVII KORPRI 2025 di Palembang, Kuningan mengirim kontingen untuk dua cabang, yakni Atletik (Lari 5K) dan Senam KORPRI, dengan total 17 peserta termasuk pelatih. Tim senam bahkan sudah berangkat lebih awal untuk mengikuti technical meeting.

Bupati Dian berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik daerah dan menampilkan yang terbaik. Namun bagi para atlet, pesan itu bukan sekadar amanat, melainkan sumber motivasi untuk membuktikan bahwa semangat juang warga Kuningan tak pernah padam — di arena olahraga maupun di panggung seni dan budaya. (vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *