Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Dari Gedung Mangkrak Menjadi Kampus Kesehatan, Eks RS Citra Ibu Kini Hidupkan Pendidikan dan Ekonomi Kota Kuningan
BeritaKesehatan

Dari Gedung Mangkrak Menjadi Kampus Kesehatan, Eks RS Citra Ibu Kini Hidupkan Pendidikan dan Ekonomi Kota Kuningan

By admin_kartini
Desember 16, 2025
0

KARTINI (Kuningan) – Gedung eks Rumah Sakit Citra Ibu yang sempat tidak termanfaatkan kini kembali berdenyut. Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi mengalihfungsikan bangunan tersebut menjadi pusat pendidikan tinggi kesehatan melalui pemanfaatan sebagai kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) KMC Kuningan.

Transformasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Kuningan dan Yayasan Wadia Insan Mandiri di lokasi gedung eks RS Citra Ibu, yang juga dikenal sebagai Klinik Sajati. Kerja sama tersebut membuka lembaran baru pemanfaatan ruang kota yang sebelumnya pasif menjadi kawasan pendidikan yang produktif.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menilai kehadiran institusi pendidikan kesehatan di jantung kota bukan hanya memberi nilai tambah pada aset daerah, tetapi juga menciptakan ekosistem baru yang mendorong pergerakan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketika sebuah aset hidup kembali, maka lingkungan di sekitarnya ikut bergerak. Ada mahasiswa, dosen, aktivitas harian, dan peluang ekonomi yang tumbuh secara alami,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan aset daerah ke depan harus berpijak pada kebermanfaatan jangka panjang, termasuk kontribusinya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana menjelaskan, proses kerja sama dilakukan melalui kajian menyeluruh oleh BPKAD untuk memastikan kepastian hukum dan kesesuaian pemanfaatan aset. Skema yang digunakan adalah sewa tanah dan bangunan dengan jangka waktu lima tahun dan opsi perpanjangan sesuai ketentuan.

“Pemerintah daerah tetap memiliki kendali dalam aspek legalitas dan pengawasan, sementara mitra bertanggung jawab penuh terhadap perawatan dan pemanfaatan gedung,” jelasnya.

Dari sisi pengelola pendidikan, Ketua Yayasan Wadia Insan Mandiri Momon Rochmana menyebut pemanfaatan gedung eks RS Citra Ibu sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi kesehatan di Kuningan.

“Lokasinya sangat mendukung proses akademik dan praktik. Kami ingin Poltekkes KMC menjadi bagian dari solusi kebutuhan tenaga kesehatan sekaligus berkontribusi langsung pada masyarakat,” katanya.

Saat ini, Poltekkes KMC Kuningan telah memiliki izin operasional dan akreditasi institusi, dengan tiga program studi terakreditasi: Gizi, Fisioterapi, dan Manajemen Informasi Kesehatan (Rekam Medis). Selain fokus pada pendidikan, kampus ini juga aktif dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, terutama pada isu stunting dan kesehatan desa.

Acara penandatanganan PKS turut dihadiri jajaran pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKAD, Direktur RSUD ’45, hingga unsur kewilayahan dan pengurus yayasan.

Dengan beroperasinya kampus Poltekkes KMC di gedung eks RS Citra Ibu, Pemkab Kuningan berharap ruang-ruang aset daerah yang sempat terbengkalai dapat terus dihidupkan kembali melalui kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Model ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan aset yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membangun masa depan daerah. (vr)

Tags:

bupati kuninganKMCRumah SakitSekda Kuningan
Author

admin_kartini

Other Articles
young woman spreading arms in freedom standing among greenery
Previous

Quotes Hari Ini

a freshly baked bread over the outdoor table
Next

Menengok Tren Gaya Hidup 2026: Hidup Lebih Sadar, Lebih Pelan, dan Lebih Bermakna

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho