Di Balik Mutasi Diskatan Kuningan, Regenerasi Pengabdian dari Meja Rapat hingga Sawah
KARTINI (Kuningan) – Pergantian jabatan di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan bukan hanya soal perubahan struktur organisasi, tetapi juga mencerminkan perjalanan panjang pengabdian aparatur yang terus bergerak mengikuti kebutuhan daerah. Hal itu tergambar dalam acara pisah sambut dan serah terima jabatan Pejabat Administrator Diskatan Kabupaten Kuningan yang digelar di Aula Diskatan, Selasa (13/1/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi ruang pertemuan antara mereka yang menuntaskan satu fase pengabdian dan mereka yang memulai tanggung jawab baru. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, jajaran pejabat struktural dan fungsional, Ketua Dharma Wanita Persatuan Diskatan Rika Farliani, S.E., M.Si beserta anggota, serta seluruh keluarga besar Diskatan.

Sejumlah pejabat Diskatan resmi mengemban amanah baru di luar dinas, membawa pengalaman sektor pangan dan pertanian ke ranah tugas yang berbeda. Andi, S.E., M.M, misalnya, melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup, sementara tongkat estafet Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan kini dipegang oleh Aca Supirta, S.P., M.M.
Perpindahan juga dialami Dr. Hj. Deasy Muriawaty, S.T., M.Si, yang kini bertugas di Sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan. Posisi Kepala Bidang Tanaman Pangan selanjutnya diisi oleh Rohendi, S.P., M.M, figur internal yang sebelumnya bertugas sebagai Sub Koordinator Aneka Kacang dan Umbi.
Regenerasi kepemimpinan turut terlihat dari pengisian jabatan yang sempat kosong serta promosi aparatur yang sebelumnya bekerja di balik layar. Jabatan Kepala Bidang Penyuluhan yang sebelumnya kosong kini resmi diemban oleh Ucen, S.E., yang sebelumnya bertugas sebagai Sub Koordinator Keuangan.

Selain itu, Diskatan juga melepas aparatur yang dipercaya mengemban amanah kewilayahan, seperti Arie Nurfikri Lutfi, M.P sebagai Sekretaris Kecamatan Cilimus dan Rokidin, S.E sebagai Sekretaris Kecamatan Cidahu. Pengukuhan pejabat dengan penyesuaian nomenklatur organisasi turut menandai dinamika tersebut, seiring kebutuhan tata kelola yang adaptif.
Dalam sambutannya, Kepala Diskatan Dr. Wahyu Hidayah menekankan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pendewasaan organisasi dan individu aparatur.
“Setiap perpindahan jabatan adalah babak baru pengabdian. Tidak ada yang benar-benar pergi dari Diskatan, karena nilai dan pengalaman yang dibawa akan terus hidup di tempat tugas yang baru,” ujarnya.
Menurut Wahyu, bekerja di sektor ketahanan pangan dan pertanian membentuk karakter aparatur yang terbiasa menghadapi tantangan lapangan, kedekatan dengan petani, serta dinamika kebutuhan masyarakat.
“Dari ruang rapat hingga pematang sawah, dari laporan ke dialog dengan petani, semua itu membentuk aparatur Diskatan yang tangguh. Nilai itulah yang kami harap ikut dibawa ke mana pun rekan-rekan bertugas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menuntaskan masa tugasnya di Diskatan, seraya berharap regenerasi kepemimpinan yang terjadi mampu menjaga semangat kolektif dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Acara ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, menegaskan bahwa di balik dinamika jabatan, Diskatan Kabupaten Kuningan tetap berdiri sebagai satu keluarga besar yang bergerak bersama untuk melayani masyarakat dan memperkuat sektor pangan dan pertanian daerah. (vr)










