Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Rotasi 240 ASN, Ujian Nyata Reformasi Birokrasi Kuningan
BeritaPolitik & Pemerintahan

Rotasi 240 ASN, Ujian Nyata Reformasi Birokrasi Kuningan

By admin_kartini
Februari 14, 2026
0

KARTINI (Kuningan) – Sebanyak 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam rotasi pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jumat (13/2/2026), di Ballroom Arya Kamuning Gedung Setda.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kuningan Nomor 309 dan 310 Tahun 2026. Dari total 240 ASN yang dilantik, delapan di antaranya menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sementara 232 lainnya mengisi posisi Administrator dan Pengawas.

Secara normatif, rotasi ini disebut sebagai langkah penyegaran organisasi dan penguatan birokrasi. Namun, publik tentu menanti lebih dari sekadar pergeseran kursi jabatan. Mutasi besar dalam waktu relatif singkat menjadi ujian sejauh mana reformasi birokrasi benar-benar berjalan berbasis kinerja, bukan sekadar kebutuhan administratif.

Delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik akan memegang peran strategis di sektor pemerintahan, pendidikan, tenaga kerja, koperasi, hingga ketertiban umum. Posisi-posisi ini bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perubahan kepemimpinan otomatis membawa ekspektasi baru.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa dedikasi dan profesionalisme harus melampaui posisi jabatan. Ia mengingatkan bahwa ASN adalah jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah. Pesan tersebut menjadi relevan di tengah tuntutan publik terhadap birokrasi yang lebih cepat, transparan, dan adaptif.

Meski proses penempatan disebut melalui pertimbangan teknis bersama Tim Penilai Kinerja, efektivitas rotasi tetap akan diukur dari dampaknya. Apakah pelayanan menjadi lebih responsif? Apakah program berjalan lebih tepat sasaran? Ataukah hanya terjadi penyesuaian struktur tanpa perubahan budaya kerja?

Rotasi ini juga menjadi rangkaian mutasi ketiga dalam masa kepemimpinan Bupati bersama Wakil Bupati. Intensitas pergeseran jabatan menandakan adanya dinamika organisasi yang terus bergerak. Di sisi lain, stabilitas dan kesinambungan program perlu tetap dijaga agar tidak terganggu oleh proses adaptasi pejabat baru.

Bupati menekankan bahwa jabatan adalah amanah sementara dan jejak pengabdianlah yang akan dikenang. Pernyataan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa legitimasi seorang pejabat publik tidak berhenti pada pelantikan, tetapi pada capaian kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kini, sorotan publik tertuju pada implementasi. Rotasi 240 ASN bukan sekadar agenda seremoni, melainkan momentum pembuktian: apakah birokrasi Kuningan benar-benar bergerak menuju profesionalisme dan pelayanan prima, atau masih berkutat pada rutinitas administratif yang berulang. (vr)

Tags:

ASNbupati kuninganPelantikanRotasi
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

Antara Sosialisasi dan Realisasi, Tantangan Gelari Pelangi di Tingkat Akar Rumput

Next

Edukasi Rutin PKH di TBM Pondok Kata Rz, Dorong Pemahaman Pola Asuh dan Kesadaran Graduasi Mandiri

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho