Bupati Dian Lepas Proton FC dengan Satu Pesan Keras, Jaga Nama Kuningan!
KARTINI (Kuningan) — Harapan besar masyarakat Kabupaten Kuningan kini bertumpu pada langkah Proton FC yang akan berlaga di ajang Pro Futsal League 2 (PFL 2). Dukungan itu ditegaskan langsung oleh Dian Rachmat Yanuar saat melepas keberangkatan tim dalam seremoni di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (6/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Proton FC bukan sekadar klub olahraga, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Kuningan. Ia menyebut, para pemain memikul tanggung jawab besar sebagai duta daerah.

“Proton FC ini bukan hanya klub, tapi duta daerah. Di pundak para atlet melekat nama besar Kabupaten Kuningan yang harus dijaga dan dibanggakan,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari manajemen, pelatih hingga para atlet yang telah menjalani proses panjang dalam mempersiapkan diri. Menurutnya, keberhasilan menembus PFL 2 merupakan hasil dari perjuangan yang tidak instan.
“Tidak ada prestasi yang datang tiba-tiba. Semua diraih dengan kerja keras, keringat, bahkan mungkin air mata. Insya Allah itu akan terbayar dengan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian menyampaikan tiga pesan utama kepada tim. Pertama, menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kedua, menjaga kondisi fisik serta fokus terhadap arahan pelatih. Ketiga, menjaga nama baik daerah sebagai bentuk tanggung jawab moral di tingkat nasional.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dalam permainan futsal yang mengedepankan kerja sama tim.

“Tidak ada pemain yang lebih besar dari tim. Semua harus satu tujuan, satu semangat, satu kekuatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kompetisi nasional akan menghadirkan tantangan yang lebih kompleks, baik secara teknis maupun mental. Para pemain diminta siap menghadapi tekanan sebagai bagian dari proses pembentukan mental juara.
“Perjalanan menuju prestasi tidak selalu mulus. Akan ada tekanan, tantangan, bahkan kegagalan. Tapi dari situlah mental juara dibentuk,” ungkapnya.
Sementara itu, Presiden Proton FC, Toni Indra Gunawan, menyampaikan bahwa tim telah menjalani persiapan intensif selama kurang lebih tiga bulan. Persiapan tersebut meliputi pemusatan latihan di Bandung dan DKI Jakarta, serta serangkaian laga uji coba melawan klub dengan level lebih tinggi.
“Kami mempersiapkan tim ini tidak setengah-setengah. Mulai dari latihan intensif, uji coba dengan klub level atas, hingga penguatan mental bertanding,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Proton FC tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi membawa misi untuk mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di kancah nasional. Bahkan, tim ini menjadi satu-satunya wakil dari Kuningan sekaligus Jawa Barat di ajang PFL 2.

Toni juga mengapresiasi dukungan dari sponsor dan berbagai pihak yang telah membantu perjalanan klub, termasuk dalam aspek legalitas dan pengembangan tim.
“Dukungan ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus berkembang dan melangkah lebih jauh,” katanya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder olahraga, serta masyarakat Kuningan terus mengalir sebagai kekuatan moral bagi tim.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kuningan. Insya Allah Proton FC akan berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik untuk daerah,” pungkasnya.
Dengan pelepasan tersebut, Proton FC kini resmi membawa harapan besar masyarakat Kuningan untuk bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat nasional. (vr)










