Ukir Sejarah Visual Hari Jadi ke-528 Kuningan, Tiga Desainer Terbaik Lolos Kurasi Ketat
KARTINI (Kuningan) — Panggung kreativitas para desainer grafis lokal dalam merancang simbol kebanggaan daerah memasuki babak baru yang semakin sengit. Proses kurasi portofolio dalam ajang Open Call Desain Identitas Visual Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan secara resmi telah menyaring tiga finalis terbaik untuk melaju ke tahap perancangan inti yang menentukan.
Dari total 15 portofolio kreator berbakat yang masuk ke meja panitia, tim kurator harus bekerja ekstra keras untuk menyaring karya-karya terbaik. Berdasarkan penilaian yang objektif dan mendalam, ditetapkan tiga desainer dengan akumulasi nilai tertinggi yang dinilai paling siap secara teknis dan konseptual. Ketiga finalis yang beruntung dan memikul tanggung jawab besar tersebut adalah Ligar Fajar Maulana, Muhammad Alfiq Haikal, dan Geral Dwi Cahyo.
Proses seleksi komprehensif ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan bertumpu pada tiga aspek utama yang sangat ketat. Pertama adalah kualitas portofolio yang menitikberatkan pada konsistensi visual, keberagaman karya, serta profesionalisme desainer. Kedua, rekam jejak dan relevansi pengalaman yang mencerminkan jam terbang serta kemampuan teknis dalam mematangkan identitas visual. Terakhir adalah kualitas konseptual, sebuah aspek krusial yang menguji kekuatan ide, logika perancangan, serta kelihaian peserta dalam menerjemahkan nilai luhur dan karakter khas Kabupaten Kuningan menjadi sebuah visual yang utuh.
Setelah lolos dari lubang jarum kurasi portofolio, ketiga finalis kini langsung dihadapkan pada tantangan sesungguhnya, yaitu menumpahkan kreativitas mereka dalam merancang desain identitas visual Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Tidak berhenti di studio kerja, hasil rancangan orisinal mereka nantinya harus dipresentasikan secara langsung di hadapan panelis ahli, sebelum akhirnya dilempar ke masyarakat luas melalui tahapan public online voting untuk menentukan jawara utama.
Melihat antusiasme yang tinggi, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan dan Komunitas Ekraf Kuningan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Walaupun tidak semua karya bisa lolos ke babak final, semangat dan sumbangsih ide dari seluruh pendaftar diakui sebagai energi penting dalam membangun ekosistem kreatif di Kuningan.
Kini, bola kreativitas berada di tangan ketiga finalis. Dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan agar lahir identitas visual terbaik yang tidak hanya menjadi simbol perayaan seremonial, melainkan mampu merepresentasikan jati diri, semangat juang, dan kebanggaan kolektif warga Kuningan di usia daerah yang ke-528 tahun. (vr)**










