Didukung Banpem Kemendikdasmen 2026, TBM Pustaka Redila Sukses Gelar Pelatihan Pidato dan Jalin Sinergi Bersama Disarsipus

KARTINI (Kuningan) — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarsipus) Kabupaten Kuningan secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pidato Bahasa Indonesia bertajuk “Cerdas Berbahasa Indonesia di Ruang Publik dan Media Sosial”. Acara yang diinisiasi oleh TBM Rumah Baca Pustaka Redila (Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang) ini berlangsung pada Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan strategis ini merupakan bentuk realisasi program Bantuan Pemerintah (Banpem) Komunitas Literasi dari Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026. Diikuti oleh 42 peserta yang terdiri dari unsur pelajar dan mahasiswa, pelatihan ini menghadirkan narasumber trainer & motivator Imam M. Agung Fauzy, S.Pd., serta dipandu oleh Muhamad Maulana Akbar (Juara 1 Duta Baca Kabupaten Kuningan 2026) sebagai moderator.

Bersamaan dengan pembukaan pelatihan, dilaksanakan pula prosesi penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) antara Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan dengan Disarsipus Kabupaten Kuningan untuk memperkuat kolaborasi gerakan literasi daerah.

Dalam sambutan resminya, Kepala Disarsipus Kabupaten Kuningan, Drs. Nurahim, M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TBM Rumah Baca Pustaka Redila atas terselenggaranya kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu keterampilan penting pada zaman sekarang. Para pelajar dan mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan secara jelas, santun, sistematis, dan mudah dipahami. Berani berbicara bukan berarti harus sempurna, melainkan keberanian untuk belajar, mencoba, dan memperbaiki diri,” ungkapnya.

Ia juga menekankan keterkaitan erat antara keterampilan berbicara dan budaya membaca. Membaca memberikan pengetahuan, menulis membantu menyusun gagasan, dan berbicara membuat gagasan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya menjadi generasi yang pandai menggunakan teknologi, tetapi jadilah generasi yang pandai menggunakan pengetahuan. Jangan hanya berani berbicara, tetapi berbicaralah dengan ilmu. Semoga melalui kegiatan ini lahir para komunikator, pemimpin, dan inspirator muda di Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Ketua Pelaksana TBM Rumah Baca Pustaka Redila, Tety Triana, S.Pd., menyampaikan harapan besar atas terselenggaranya pelatihan pidato bagi para pelajar dan mahasiswa ini.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya berani tampil di depan publik, tetapi juga mampu mengolah serta menyampaikan gagasan secara terstruktur, santun, dan penuh rasa percaya diri. Semoga keberadaan TBM Pustaka Redila senantiasa menjadi ruang tumbuh yang inklusif untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat,” harap Tety Triana.

Sementara itu, Ketua Forum TBM Kabupaten Kuningan, Vera Verawati, memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi dan inisiatif TBM Rumah Baca Pustaka Redila dalam mengalirkan manfaat program Banpem Kemendikdasmen 2026 secara nyata di tengah masyarakat.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk TBM Pustaka Redila yang telah menginisiasi kegiatan positif ini. Momentum penandatanganan kerja sama antara Forum TBM Kuningan dan Disarsipus hari ini juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergitas gerakan literasi secara terpadu di Kabupaten Kuningan. Harapannya, langkah ini semakin memicu semangat TBM-TBM lainnya di Kuningan untuk terus berinovasi menyajikan program berdampak,” ungkapnya.

Melalui momentum ini, TBM Rumah Baca Pustaka Redila diharapkan dapat terus konsisten menjadi ruang belajar, berkreasi, dan melahirkan generasi muda yang berwawasan luas serta berkarakter.  (vr)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *