Keren! ASN Satu Ini, Gigih Membangun Lima Jembatan Gantung

KARTINI (Kuningan) – Sosok Denny Rosmayadi, S. STP., M. Si., tidak sekedar bisa mengayomi masyarakat di wilayah Kecamatan Subang, namun ia pun berusaha untuk menjembatani kebutuhan masyarakat perbatasan antar kecamatan, bahkan antar kabupaten.

Dari tahun 2022 hingga 2025 sudah ada lima jembatan gantung yang ia perjuangkan. Kondisi keuangan APBD yang sedang tidak baik-baik saja, tidak menjadi penghalang bagi sosok Denny untuk terus mencari peluang, dan ternyata keinginan kuat mencari CSR (corporate sosial responsibility) pun terwujud melalui Yayasan 1011 Putra Peduli dan Yayasan Harmoni Nusa menjadi jalan keluar terwujudnya jembatan gantung – jembatan gantung di Kec. Subang, Kadugede, dan Kec. Maleber.

“Waktu tahun 2022 melalui teman Saya, berusaha untuk menemui Yayasan (swasta), akhirnya ketemulah dengan dua Yayasan dari Jakarta dan Bandung. Setelah berjuang, maka dua Yayasan itu, yaitu Yayasan 1011 memberikan donasi uang dan barang, sedangkan Yayasan Harmoni Nusa untuk pengerjaan tekhnisnya. Semuanya dimudahkan, dan bisa terealisasi membangun jembatan gantung yang sangat dinantikan masyarakat Subang, ” ujar Camat Denny saat berbincang dengan kartinikuningan.com, Jumat (3/10/2025).

Tidak sekedar masyarakat Subang, namun masyarakat diantara dusun penghubung ke kecamatan lain dan lintas kabupaten pun merasakan manfaat dari terbangunnya jembatan gantung. Akses percepatan roda ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya lebih mudah, efektif dan cepat.

Diceritakan Denny, awal ia ditugaskan sebagai Camat Subang, sekira tahun 2022, ada jembatan gantung di Dusun Puhun Desa Situgede rusak berat. Dari situlah, ia tergerak untuk berusaha keras memperbaiki jembatan gantung yang menjadi sarana umum, dan sangat dibutuhkan warganya itu. Kondisi APBD sejak 2022 yang sedang tidak sehat, tidak menyurutkan ikhtiarnya untuk terus berusaha maksimal mencari peluang donatur yang mau mengeluarkan CSR untuk pembangunan jembatan, dan bertemulah dengan dua yayasan tersebut.

Lalu di tahun 2023 bergeser ke Dusun Puhun Desa Subang, dengan membangun jembatan gantung Rasela, dengan panjang 40 meter. Di tahun 2024 mengajukan lagi untuk jembatan gantung lintas dusun, yaitu Dusun Bangunsari Desa Tangkolo – Dusun Langensari Desa Patakaharja Kec. Rancah Kabupaten Ciamis sepanjang 80 m yang diberi nama Jembatan Swadaya Naga. “Alhamdulillah, semua ajuan direalisasi oleh dua yayasan itu, ” ujar ASN yg sarat prestasi itu penuh gembira.

Tidak berhenti sampai disitu, perbatasan yang menghubungkan ke Kec. Maleber, tepatnya di Dusun Cisalak Desa Cipedes menuju Dusun Seklok Desa Cipakem Kec. Maleber pun kondisinya rusak parah, padahal masyarakat sangat menunggu perlintasan tersebut karena akses alternatif yang menghubungkan ke pusat perkotaan Kabupaten Kuningan. Maka dibangunlah Jembatan Gantung ‘Simon’. Akses masyarakat saat ini akhirnya mudah dan cepat.

“Saya terus berusaha maksimal, dan mengajukan lagi, Saya juga lapor Pak Bupati, Alhamdulillah beliau (Pak Bupati) sangat responsif, gercep menurunkan bantuan yang maksimal, meskipun kondisi APBD sedang tidak sehat. Alhamdulillah, dengan ikhtiar dan kolaborasi pembangunan antara swasta, Pemda Kuningan dan masyarakat, pembangunan tetap bisa berjalan, asal ada kemauan dan ikhtiar maksimal dari Kita, insya Alloh semuanya akan terwujud,”paparnya.

Terakhir, yang kini sedang dibangun, yaitu Jembatan Gantung ‘Kirana’ di Desa Galaherang Kec. Maleber. Wah, ternyata setiap tahun, Camat Denny ini selalu membuat progres pembangunan, dan ia pun tidak segan memfasilitasi pembangunan di kecamatan lain, pantas jika disebut sebagai ASN yang sarat prestasi, dan seyogyanya mendapat penghargaan. (kh) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *