Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Ferry Curtis Bicara Musik, Sastra, dan Literasi dalam Satu Panggung
BeritaSeni & BudayaSosial Ekonomi

Ferry Curtis Bicara Musik, Sastra, dan Literasi dalam Satu Panggung

By admin_kartini
Oktober 20, 2025
0

KARTINI (Kuningan) — Suasana malam di Saung Kopi Hawwu, Kuningan, terasa begitu hangat dan penuh makna saat Ferry Curtis tampil dalam konser akustik bertajuk “Sastra, katanya?”. Acara ini merupakan panggung pertamanya di Kabupaten Kuningan.  Sekaligus ikut mengapreasiasi Kopi Hawwu yang tahun ini memasuki usia ke 5. Acara yang diprakarsai oleh Yayasan Hibar Budaya sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia sastra, literasi, dan seni.

Panggung bambu khas Kopi Hawwu menjadi saksi kolaborasi istimewa. Ferry Curtis tampil membawakan sejumlah karya musiknya yang sarat pesan kemanusiaan, diiringi sesi sharing tentang hubungan erat antara sastra, musik dan literasi sebagai media ekspresi dan refleksi sosial.

“Saya bahagia bisa hadir di Kopi Hawwu, tempat yang begitu kental dengan nuansa kebersamaan dan semangat berkarya. Musik dan sastra punya cara sendiri untuk menyentuh hati dan menyatukan manusia dalam nilai-nilai kemanusiaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujar Ferry Curtis dengan senyum hangat.

Acara yang berlangsung di Saung Kopi Hawwu tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan grup calung tradisional Sela Mekar, Monotune, dan Muaz Malik Al Tampan yang menghadirkan ragam warna musikal, dari tradisional hingga modern. Hadir juga beberapa seniman dari luar Kuningan, salah satunya dari Rumah Budaya Studio Rosid Bandung.

Selain konser mini dan diskusi, malam ini juga menjadi ajang pemberian apresiasi kepada tiga peserta dengan karya sastra terbaik, serta apresiasi kepada semua mitra Yayasan Hibar Budaya sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka terhadap suksesnya hajat Milangkala Kopi Hawwu yang telah dilaksanakan dua minggu lalu.

Dalam sambutannya, Dadan Aminudin Latif yang akrab dipanggil Dadan, selaku Manajer Kopi Hawwu sekaligus Pembina Yayasan Hibar Budaya, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Kopi Hawwu selama lima tahun terakhir.

“Kopi Hawwu bukan hanya tempat menikmati kopi, tapi juga ruang berkumpulnya gagasan, tempat bertemunya para pelaku seni, sastra, dan budaya. Kami bersyukur karena komunitas ini tumbuh bersama semangat kolaborasi dan saling mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Indra Wiguna, selaku Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Yayasan Hibar Budaya, mengungkapkan rasa bangganya atas suksesnya acara ini.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarat makna dan edukasi. Melalui kolaborasi musik, sastra, dan literasi, kami berharap lahir lebih banyak ruang dialog yang menghidupkan semangat budaya lokal,” ujarnya penuh semangat.

Penampilan Ferry Curtis mampu memukau semua yang hadir. Acara makin syahdu dengan pembacaan puisi/sajak dari peserta dan tamu, sembari menikmati kopi hangat khas Kopi Hawwu di bawah langit Kuningan yang bersahabat. Malam itu menjadi pengingat bahwa sastra, musik, dan literasi akan selalu menemukan rumahnya di tempat-tempat yang tumbuh dari hati, seperti Kopi Hawwu. (vr)

Tags:

Ferry CurtisKopi HawwuYayasan Hibar Budaya
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

PKK Desa Tundagan Sukses Gelar Pelatihan Membaca Nyaring, Dorong Literasi Anak Bersama TBM dan Kampung Lukis

Next

Kebangkitan Olahraga Disabilitas Kuningan, Wibawa Gumbira Siap Bawa NPCI Menembus Dunia Internasional

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho