Akses Menuju Waduk Darma Siap Mulus, Wisata dan Desa Akan Terhubung Lebih Baik
KARTINI (Kuningan) – Harapan warga di sekitar Waduk Darma mulai tumbuh kembali setelah Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan rencana perbaikan ruas Jalan Cipasung–Paninggaran pada tahun 2026. Jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang selama ini menjadi jalur vital penghubung antar-desa itu sudah lama mengalami kerusakan dan menjadi keluhan utama masyarakat.
Nasihin, Kepala Desa Paninggaran, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak cukup menghambat aktivitas warga, terutama petani, pedagang, dan pelaku wisata.
“Jalan ini bukan hanya akses antar-desa, tapi juga urat nadi ekonomi warga. Hasil pertanian dan perikanan kami sering terkendala karena jalan rusak. Jadi, kabar perbaikan ini sangat menggembirakan,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Warga berharap perbaikan tidak hanya sebatas penambalan, tetapi benar-benar menjadi proyek peningkatan jalan yang kuat dan tahan lama. Selain itu, mereka berharap pengerjaan bisa dimulai lebih cepat, mengingat jalan tersebut juga menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Waduk Darma dan destinasi baru seperti Wisata Sisi Sagara.
Rencana perbaikan ini disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., saat meninjau kondisi jalan bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala DPUTR Ir. I. Putu Bagiasna dan Kepala Bappeda Purwadi Hasan Darsono. Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa proyek perbaikan dilakukan secara bertahap karena banyak ruas jalan di Kabupaten Kuningan yang juga perlu penanganan.
“Insyaallah tahun 2026 ruas ini akan kita tangani. Mohon warga bersabar, karena perbaikan jalan dilakukan bertahap sesuai prioritas,” kata Bupati Dian.

Sebelum meninjau jalan, Bupati juga menyempatkan diri menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Huda, Desa Cipasung, serta menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah kepada pengurus masjid. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam mengelola potensi wisata desa.
Dengan rencana perbaikan jalan ini, warga optimistis roda perekonomian di wilayah Darma akan kembali berputar lancar. Selain memperlancar mobilitas hasil tani dan wisatawan, perbaikan infrastruktur ini diharapkan menjadi awal kebangkitan ekonomi pedesaan di sekitar Waduk Darma. (vr)










